SUKABUMI. Revolusinews.com – RSUD Sekarwangi menjalin kerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi dalam penyelenggaraan layanan bimbingan rohani bagi pasien bertempat Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi
Penandatanganan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelayanan keagamaan di lingkungan rumah sakit sekaligus memenuhi kebutuhan spiritual pasien selama menjalani perawatan. Rabu. (1/7/2026)
Kerja sama ini menegaskan komitmen kedua belah pihak untuk menghadirkan layanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga memperhatikan kebutuhan mental dan spiritual pasien,” ujar Luki Mufti, S.E., M.M., yang mewakili Dirut RSUD Sekarwangi.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi beserta jajaran, perwakilan manajemen RSUD Sekarwangi yang diwakili Luki Mufti, S.E., M.M., Ketua Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Sukabumi, Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Sukabumi, serta para penyuluh agama lintas agama.
Lebih lanjut Luki mengatakan, Melalui kolaborasi tersebut, para penyuluh dan tokoh agama akan memberikan pendampingan rohani sesuai dengan keyakinan masing-masing pasien.
“Layanan kerohanian merupakan bagian penting dalam pelayanan rumah sakit. Menurutnya, kebutuhan spiritual pasien perlu mendapat perhatian yang sama agar proses pemulihan dapat berlangsung lebih optimal.
Pelayanan kerohanian memang menjadi salah satu unsur yang mendukung standar layanan rumah sakit. Namun lebih dari itu, kami memandang kebutuhan spiritual pasien sebagai bagian penting yang harus dipenuhi,” bebernya
Ia menjelaskan bahwa RS Sekarwangi sebagai badan usaha milik daerah (BUMD). Seiring dengan perkembangan layanan rumah sakit, kebutuhan akan pendampingan rohani bagi pasien semakin meningkat dan memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama,” katanya
Selain itu, RSUD Sekarwangi juga telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan sebagai rumah sakit pengampu program KJSU-KIA (Kanker, Jantung, Stroke, Urologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak),” pungkasnya










