JAKARTA UTARA, Revolusinews.com – Sebanyak 133 kader pemantau ulat (jumantik) dan korlap di wilayah Kelurahan Rawa Badak Utara telah resmi dikukuhkan. Lurah Rawa Badak Utara, Nani menyatakan kader jumantik merupakan ujung tombak dan perpanjangan tangan tenaga kesehatan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Setelah dikuatkan, mereka dapat segera menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan kemudian mempertanggungjawabkan sesuai tugas dan fungsinya sebagai kader jumantik,” kata Nani saat dikonfirmasi, Kamis (19/10/2023).
Guna menekan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah tersebut, ratusan kader jumantik yang bertugas di masyarakat dapat mengoptimalkan perannya dalam memantau seluruh tempat yang berpeluang menjadi tempat berkembang biaknya jentik nyamuk Aedes aegypti.
Lurah Rawa Badak Utara juga menghimbau seluruh warga untuk berpartisipasi langsung dalam mencegah peredaran nyamuk aedes aegypti dengan rutin melaksanakan kampanye Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) setiap minggunya.
“Ini menjadi tugas kita semua, setidaknya kita rutin memeriksa dan membersihkan tempat penampungan air di sekitar rumah agar terhindar dari penyakit DBD. Selain itu, terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari. Itu sangat penting dilakukan karena dampaknya tidak hanya pada diri kita sendiri tapi juga orang lain,” tegasnya.
Berbagai perlengkapan pendukung juga telah disiapkan untuk memudahkan kader jumantik dalam menjalankan tugasnya di masyarakat. Perlengkapan yang diberikan kepada kader jumantik seperti baju, hijab, senter, tas, dan topi, tambah Nani.
Dalam pelaksanaan acara penguatan kader jumantik di Desa Rawa Badak Utara serta skrining TBC dan PTM yang berlangsung di Halaman Kantor Kepala Desa Rawa Badak Utara juga dihadiri oleh Camat Koja, Samsu Rizal Khadafi, Subkoordinator Bidang Kesehatan, Perlindungan Anak dan Pengelolaan Kependudukan, Seksi Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Jakarta Utara Setko, Sugiman dan unsur terkait lainnya.






