SUKABUMI, Revolusinews.com– Sekretaris Dinas (Sekdis) Diskoperindag Kabupaten Sukabumi Dani Tarsoni menanggapi terkait fungsi trotoar sebagai sarana yang diperuntukkan bagi pejalan kaki namun diduga disalahgunakan di Terminal Cibadak Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.
“Pemberitaan sebelumnya yang berjudul “Trotoar di Terminal Cibadak Diduga Tergerus Pembangunan Ruko” itu tidak ada perubahan dalam pembangunan ruko Terminal Cibadak yang lama sama baru sekarang, mestinya PT itu trotoar diratakan, ini malah ada pelebaran dan jadi perluasan trotoar,” kata Dani saat dikonfirmasi di ruang kantornya pada Rabu (01/3/2023).
“Soal Vega yang sebelumnya yang mengaku membantu pengembang dan juga bantu-bantu dinas, mungkin iya, itu urusan dapurnya perusahaan seperti apa kita gak tau lah. Tapi kalau bantu dinas bantu naon (apa), kalau untuk dinas tidak ada kalau berbicara dengan Vega hanya sebatas kegiatan karena dia sebagai wartawan,” imbuh Dani menjelaskan.
Dani menegaskan bahwa semua tertuang dalam perjanjian yang sudah dibuat dan ada mekanisme. ini resiko proyek tidak pakai anggaran pemerintah.
“Janjina sakaligus perbaikannya nanti seluruh trotoar depan di buat. Koksentrasina mereskeun (diberesin) dulu shelter,” tutup Dani.
Dugaan hilangnya fungsi trotoar di depan ruko Terminal Cibadak diduga tidak mengindahkan Daerah Milik Jalan (DMJ) begitu juga dengan Garis Sepadan Jalan (GSJ). Sehingga para pejalan kaki menjadi terganggu kenyamanan juga keamanannya.









