INDRAMAYU, Revolusinews.com, – Pembangunan rehabilitasi ruang Laboratarium Komputer (Labkom), rehab ruang Tata Usaha, ruang Kepala Sekolah dan toilet sekolah di SMP N 1 Juntinyuat dengan tingkat kerusakan minimal perabotannya yang diduga dikerjakan tidak sesuai spek RAB.
Pasalnya, pelaksanaan rehabilitasi ruang kelas, ruang TU, ruang Kepsek dan Toilet yang dibangun dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2023 tersebut pengerjaannya diduga tidak sesuai spek RAB dan ditengarai tidak sesuai dengan rancangan gambar.

Selain itu, dalam realisasinya proyek DAK khususnya rehabilitasi ruang Tata Usaha, ruang Kepala Sekolah, ruang Laboratorium dan toilet SMPN 1 Juntinyuat itu disinyalir minimnya pengawasan bahkan terkesan sangat kurang pengawasan dari pihak Dinas Pendidikan. Dapat dilihat, hanya mengganti genteng lama dengan genteng baru.
Maka dari itu, Ricki Andito selaku Ketua LSM KERISTA mengatakan, “kalau realisasi proyek reabilitasi ruang TU, ruang Kepala Sekolah, ruang Laboratorium dan Toilet SMP N 1 Juntinyuat tersebut terindikasi dikerjakan asal jadi saja.

“Hal itu terjadi karena diduga kurangnya pengawasan atau bahkan tidak adanya pengawasan dari pihak Disdik sehingga pelaksanaan dan pengerjaannya terkesan sewenang-wenang dengan melakukan penyimpangan di luar RAB,” tegasnya Sabtu (05/08/2023).
Ada pun penyedia jasa yang dimaksud adalah; 1). Pembangunan laboratorium komputer beserta perabotannya SMP Negeri 1 Juntinyuat dikerjakan CV Link Event Organizer dengan nilai pekerjaan 482.034.000,00 waktu pelaksanaan 13 Juli 2023 sampai dengan 11 Oktober 2023.(90 hari kalender). 2). Rehabilitasi Tata Usaha Penyedia Jasa Cv.Mandiri Usaha dengan nilai kontrak 320.442.000 Sumber Dana dari DAK 2023. 3). Pembangunan toilet sanitasi dan p erabotannya dengan nilai 379.120.000 sebanyak dua unit.

Sementara saat Media Revolusinews.com mewawancarai hal tersebut ke salahsatu pegawai, Yoga pelaksana dari CV Link Event Organezer Kp Sukamulya Garut Jawa Barat mengatakan, “Saya hanya tau ada barang dan saya hanya orang kerja bahwa barang hanya mendapat kiriman jadi saya tidak tau spek maupun ukuran, saya orang kerja untuk mengetahui spesikasi item pekerjaan dalam RAB saya tidak tau, di lokasi Sabtu, (5/08/2023) saat di konfirmasi.
Sementara media Revolusinews.com mewawancarai pihak pelaksana CV Mandiri Usaha yang merehabilitasi ruang gedung Tata Usaha, dia tidak bersedia memberikan penjelasan, “saya hanya orang kerja mas,” ujarnya
Selanjutnya team media Revolusinews.com meminta tanggapan dari masyarakat salah satu wali murid SMP Negeri 1 Juntinyuat, Cisyanto asal desa Juntikebon, “Pihak sekolah, selaku penerima manfaat, kami mengharapkan pemborong dalam melaksanakan pembangunan gedung rehabiltasi sekolah, laboratorium dan toilet SMPN 1 Juntinyuat yang bersumber dari DAK 2023 harus sesuai juklak juknis dari Kemendikbudristek.Tentunya harus sesuai dengan aturan dari dinas, konsultan perencana dan pengawas.
Karena kami sebagai penerima manfaat menginginkan hasil pekerjaan gedung, sarana dan prasarana pendidikan secara maksimal, agar dapat menciptakan generasi pembelajar sepanjang hayat menuju masyarakat Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian serta mencerminkan profil Pelajar Pancasila,” jelasnya.
Sementara saat media Revolusinews.com, berusaha mewawancarai Kepala bidang pembinaan SMPN 1 Juntinyuat dan kasi Sarpras pada Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu saat dihubungi via wathsap Minggu (6/08/2023) tidak ada tanggapan dan memilih bungkam.












