BIAK NUMFOR, Revolusinews.com — Kegiatan pelatihan pembelajaran mendalam resmi digelar di SMP Negeri 3 Biak Kota menjadi langkah awal penerapan paradigma baru pendidikan yang berpusat pada anak. Program ini melibatkan 28 sekolah dari berbagai jenjang, mulai dari TK hingga SMA dengan dukungan fasilitator dari kalangan pengawas pendidikan.
Agus Budi Cahyono, S.Pd., M.Pd., selaku pengawas Dinas Pendidikan sekaligus Ketua Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS) jenjang SMA, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pilot project pembelajaran mendalam yang dibiayai melalui dana BOS Kinerja dan BOS Reguler.
“Pelatihan ini ditujukan bagi sekolah-sekolah penerima BOS Kinerja dan sekolah dengan jumlah siswa di atas 400. Pendanaannya bukan dari APBN, melainkan memanfaatkan BOS sekolah masing-masing,” jelas Agus saat ditemui di lokasi kegiatan, Kamis (23/10/2025).
Menurut Agus, pembelajaran mendalam menekankan perubahan paradigma dari guru sebagai pusat pembelajaran menjadi anak sebagai pusat atau center learning.
“Kalau dulu anak dianggap objek belajar, sekarang mereka menjadi subjek aktif. Guru berperan sebagai fasilitator agar anak dapat belajar sesuai minat dan kebutuhannya. Inilah pembelajaran yang memuliakan anak,” ujarnya.
SMPN 3 Biak Kota dipilih sebagai lokasi kegiatan karena aksesnya yang mudah dijangkau oleh peserta, bersama SMP Yapis Biak. Kegiatan ini terbagi dalam beberapa kelas: kelas kepala sekolah, kelas guru SMA, SMP, SD, TK, dan kelas coding.
“Kegiatan ini adalah on the job training kedua dari tiga tahap. Pelatihan berikutnya akan dilanjutkan pada 30 Oktober mendatang di SMA Yapis,” tambah Agus.
Lebih lanjut, ia berharap Pemerintah Daerah dan Dinas Pendidikan dapat lebih aktif dalam mendukung pengembangan kompetensi guru, terutama di wilayah-wilayah terluar.
“Kami siap menjadi tenaga fasilitator karena sudah mendapat pelatihan TOT dari Jayapura. Namun, kami tidak mampu berjalan tanpa dukungan pendanaan dari pemerintah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 3 Biak Kota, Dina Astrid Kbarek, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan untuk menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.
Menurutnya, pihaknya merasa bangga dan berterima kasih. Dengan jumlah siswa 845 dan guru 45 orang, kami sangat mendukung terlaksananya pembelajaran mendalam ini sebagai upaya meningkatkan kualitas belajar di sekolah.
Kegiatan pelatihan ini diharapkan menjadi tonggak penting bagi penerapan pembelajaran yang lebih humanis dan berpihak pada anak di Kabupaten Biak Numfor.












