Talkshow Pemalang Menuju Indonesia Emas, Bukti Pencapaian IPM Naik Signifikan

oleh -881 Dilihat
img 20240601 wa0014

PEMALANG, Revolusinews.com – Talkshow bertema Pemalang menuju Indonesia Emas, adalah merupakan bukti pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Pemalang 2024, Sabtu (1/6/2024).

Acara Talkshow. Bupati Pemalang Mansur Hidayat, yang disiarkan langsung RRI Semarang, juga mengundang narasumber dari ketua senat polimarin, Prof.Dr.Sri Tutie Rahayu. M.si.

img 20240601 wa0015

Bupati Pemalang Mansur Hidayat mengatakan indeks pembangunan manusia (IPM) di Pemalang naik signifikan, hal ini sesuai data pada akhir Tahun 2022 sebesar 67,19%. Sedangkan pada akhir Tahun 2023 naik menjadi 68,08%. Hal itu disampaikan dalam acara Talkshow bersama RRI Semarang hari ini.

Dikatakan, Talkshow yang bertema Pemalang menuju Indonesia Emas, adalah merupakan bukti pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Pemalang 2024.

Bupati Pemalang Mansur Hidayat, ST.,M.Ling sebagai narasumber mengatakan, kami terus perjuangkan tentang indeks pembangunan manusia agar di Kabupaten Pemalang semakin naik di dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia ini,” kata bupati dalam acara Talkshow yang digelar di Pendopo Kabupaten Pemalang, Sabtu (1/6/2024).

Masih kata Mansur, karena nilai IPM kita dari akhir tahun 2022 ke akhir tahun 2023 naik 0,82 %,” dan kenaikan tersebut menurutnya sebuah prestasi, sebab melihat kondisi setelah mengalami tsunami birokrasi yang begitu besar. Sehingga dengan posisi minus, kami pun mengakui dan terus membuat semangat birokrasi agar tumbuh dan bergerak untuk menaikan nilai IPM kembali,” paparnya.

Sepertinya pencapaian kenaikan IPM sebesar 0,82% itu tidak membuat Mansur merasa puas, menurutnya masih banyak PR yang harus dikembangkan untuk menaikan IPM di Kabupaten Pemalang ini, salah satunya adalah dari sektor pendidikan, dan sektor kesehatan.

Bupati juga mengakui, jika pendidikan di Kabupaten Pemalang ini terbilang masih sangat rendah, untuk itu persoalan ini akan terus kami benahi, yaitu dengan menyampaikan kepada lingkungan dinas pendidikan, agar anak tidak sekolah (ATS) harus kembali bersekolah,” tandasnya.

Sedangkan untuk menangani ATS di kabupaten Pemalang, kita sudah membuat program (Njoh Sekolah Maning). “Nah, program tersebut diharapkan anak-anak yang tidak sekolah supaya kembali bersekolah.

“Dan kita gratiskan untuk anak-anak tersebut yang tidak sekolah agar bisa melanjutkan sekolah, yaitu melalui kejar paket A, B, dan paket C,” terang Bupati.

No More Posts Available.

No more pages to load.