DEPOK, Revolusinews.com – Pusdiklat Prawita Genppari mengadakan pelatihan tentang teknik pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan investigasi (scientific crime investigation) terhadap kemungkinan atau dugaan adanya kecurangan keuangan di dalam perusahaan.
Dalam pelatihan tersebut, Ketua Umum DPP Prawita Genppari, Dede Farhan Aulawi mengatakan, pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk membekali para peserta pelatihan dengan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan investigasi (scientific crime investigation) terhadap kemungkinan atau dugaan adanya kecurangan di dalam perusahaan.
“Pelatihan pembekalan ini agar para peserta bisa membantu pimpinan dalam melakukan pencegahan, pengawasan ataupun membongkar kemungkinan adanya praktek kecurangan dengan pendekatan investigasi dan metodologi yang ilmiah,” kata Dede kepada Revolusinews.com pada Minggu (16/10/2022).
Dede menjelaskan, internal auditing adalah suatu penilaian yang dilakukan oleh pegawai perusahaan yang terlatih mengenai ketelitian, dapat dipercaya, efisien, dan kegunaan catatan-catatan (akutansi) perusahaan, serta pengendalian intern yang terdapat dalam perusahaan.
Tujuannya adalah, untuk membantu pimpinan perusahaan (manajemen) dalam melaksanakan tanggungjawabnya dengan memberikan analisa, penilaian, saran, dan komentar mengenai kegiatan yang di audit. Untuk itu ada banyak jenis kegiatan yang dilakukan, khususnya oleh Satuan Pengawas Internal (SPI) dalam menelaah, memeriksa dan mengawasi dengan semangat pencegahan, termasuk melakukan audit investigasi jika dipandang ada hal-hal yang mencurigakan kemungkinan terjadinya tindak kecurangan keuangan perusahaan yang dilakukan oleh oknum karyawan di perusahaannya.
“Dari kegiatan yang dilakukan tersebut dapat disimpulkan bahwa internal auditor antara lain memiliki peranan dalam Pencegahan Kecurangan (Fraud Prevention), Pendeteksian Kecurangan (Fraud Detection), dan Penginvestigasian Kecurangan (Fraud Investigation). Oleh karenanya, pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan investigasi terhadap kemungkinan adanya kecurangan yang dilakukan harus dilakukan oleh orang yang terlatih sebagai investigator,” tutupnya.
Subjek pembahasan dalam pelatihan tersebut yaitu;
– Konsep Good Coorporate Governance
– Penyebab Timbulnya Praktek Kecurangan
– Kecurangan Laporan Keuangan (Financial Statement Fraud)
– Penyalahgunaan Aset (Asset Misappropriation)
– Korupsi (Corruption)
– Strategi Pencegahan Kecurangan
a. Lingkungan pengendalian (Control Environment)
b. Penaksiran Risiko (Risk Assessment)
c. Standar Pengedalian (Control Activities)
– Strategi Pengendalian Operasi
– Akuntansi Forensik dan Audit Investigatif












