Terinspirasi Kehidupan, Band Argenta Asal Depok Luncurkan Satu Titik Cerah

oleh -1891 Dilihat
oleh
band argenta asal depok revolusinews revolusi news

DEPOK, Revolusinews.comBand Alternative Rock asal Depok bernama Argenta kembali merilis lagu dengan judul “Satu Titik Cerah” untuk menutup akhir tahun 2022 dengan mengambil aspek permasalahan yang kerap terjadi di kehidupan sehari-hari yaitu pilihan hidup.

Kepada Media RNews pada Kamis (16/02/2023), salah satu personil Argenta yang juga penulis lagu, Dimas mengatakan, pada awalnya lagu ini memiliki benang merah tentang ‘silver lining’ dan ‘fokus kehidupan’. Namun seiring bergesernya waktu, korelasi lagu ini semakin berkembang dan relate dengan kehidupan saat ini.

“Semakin bertambahnya usia, semakin bertambahnya kepala dan tanggung jawab, makna dari lagu ini juga ikutan berubah. Setiap persimpangan di dalam persimpangan jalan, masalah di dalam masalah, keinginan dan omong kosong yang lain bisa bikin pikiran ‘breakdown’ kapan aja. Tapi itu semua balik ke diri masing-masing lagi, mau hancur perlahan dimakan pikiran atau terima dan jadiin pelajaran buat bangkit kembali,” kata Dimas.

“Pada dasarnya, lagu ini merupakan ‘Wake Up Call’ buat gua pribadi. Argenta juga berharap agar pesan dari lagu ini dapat tersampaikan ke para pendengarnya,” imbuhnya.

Dimas juga mengungkapkan rilis lagu ini sempat tertunda lama, namun Argenta band Alternative Rock asal Depok akhirnya merilis lagu yang berjudul “Satu Titik Cerah” sebagai penutup akhir tahun 2022 ini. Lagu yang rencananya dirilis setelah Hari Raya Idul Fitri 2022 baru dapat digarap pada tanggal 28 Mei 2022 dan selesai pada tanggal 11 Juni 2022.

Lebih lanjut Dimas menjelaskan, proses perilisan Satu Titik Cerah sempat tertunda lebih lama lagi karena permasalahan platform digital Argenta. Pihak aggregator menjelaskan bahwa terdapat conflict antara profile artist Argenta dengan profile artist musisi lain dengan nama yang serupa. Sehingga hal ini harus diurus secara manual oleh pihak penyedia layanan streaming.

Proses penggarapan lagu terbagi menjadi 3 sesi pada setiap akhir minggunya. Minggu pertama untuk proses rekaman, kedua untuk proses mixing dan minggu terakhir untuk finalisasi.

“Proses pengerjaannya sih sebenernya ngga lama, 20 jam paling lama. Proses recording kurang lebih 6 – 8 jam, sisanya proses revisi, mixing, mastering dan ngopi,” ujar Dimas.

Lagu berjudul Satu Titik Cerah pertama Argenta ciptakan pada tahun 2011 silam yang dikemas ulang dengan nuansa yang lebih modern. Dari segi komposisi, lagu ini di arasemen lebih agresif dari pendahulunya.

Dengan dihadirkannya karakter vocal yang lebih raw, elemen seperti fry scream, breakdown dan shredding dan tambahan lainnya, membuat lagu ini terasa lebih ‘lepas’ tanpa melepaskan sisi easy listeningnya.

Sementara itu, Drummer Argenta, PJ menuturkan, bahwa lagu ini sengaja diturunin 10 BPM untuk versi studio record agar lebih aasy listening, dimana dari segi lirik lagu ini memiliki makna tersendiri bagi para pendengarnya. Ada yang hanya sekedar mood booster, meluapkan keluh kesahnya hingga mengaitkan dengan kehidupan mereka berdasarkan dengan apa yang mereka rasakan pada saat itu.

“Bagi Argenta lagu ini menjadi rekap yang sempurna untuk menutup akhir tahun 2022, mengingat berbagai permasalahan yang terjadi di beberapa tahun belakangan ini,” kata PJ.

Pada kesempatan yang sama, Lead Gitaris Argenta, Gallant menambahkan proses penggarapan lagu ini meski terdapat kendala dalam perilisannya, akhirnya “Satu Titik Cerah” dapat dinikmati di berbagai platform digital kesukaan kalian.

“Ya sesuai judul lagunya, ada silver lining dibalik tertundanya lagu ini. Coba kalau buru buru, main asal naikin, nyasar lagi deh lagunya ke profile orang,” tutup Gallant Lead Gitaris Argenta band asal Depok