Tingkatkan Cinta Tanah Air, Densus 88 AT Mabes Polri Adakan Jambore Pejuang Damai

oleh -13409 Dilihat
oleh
revolusinews (1)

BOGOR, REVOLUSINEWS.COM – Dalam rangka meningkatkan cinta tanah air dan kebangsaan, Densus 88 AT mengadakan kegiatan jambore pejuang damai dan konser cinta tanah air yang diselenggaran di Leuwi Pangaduan Sentul Bogor pada Sabtu (13/08/22).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kadensus 88 AT Mabes Polri, Irjen. Pol. Marthinus Hukom.,S.I.K, Ketua Umum MUI KH. Kholil Nafis, Muspida Kabupaten Bogor atau yang mewakili, serta para peserta pejuang damai binaan Densus 88AT Mabes dan Polri sebanyak 300 orang dari perwakilan seluruh wilayah Indonesia.

Dalam sambutannya, Kadensus 88 AT Mabes Polri Irjen. Pol. Marthinus Hukom., S.I.K menyampaikan terima kasih kepada para peserta pejuang damai yang telah menyempatkan hadir dimana merupakan suatu wujud komitmen sodara cinta kepada Negara Kesatuan Negera Republik Indonesia (NKRI).

“Ada tiga makna penting yang harus dijadikan refleksi batin. Yang pertama mencintai Indonesia seperti mencintai diri kita sendiri. Yang kedua merenungi/merefleksikan apa itu seni yang berbeda beda namun dalam satu keharmonisan mengeluarkan suara yang indah, dan yang ketiga memaknai nilai filosofi tari sufi ketika berputar tidak jatuh karena fokus. “Maka Fokuslah terhadap tujuan kita,” ujar Kadensus.

Dalam kesempatan lain, Ketua MUI Pusat, KH. Cholil Nafis dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kadensus 88 AT Mabes Polri yang telah memberikan pembinaan kepada pejuang damai. Lanjutnya, bahwa Rasulllah SAW memberikan pesan kepada umatnya agar cinta kepada Allah, cinta kepada orang lain sebagaimana cinta kepada dirinya. Jangan alergi terhadap jihad asalkan di tempatkan pada tempat yang benar dan jangan pula menempatkan jihad kepada hal yang tidak benar. Memaknai jihad itu bukan bunuh diri, tetapi bisa menghidupkan sesama.

“Ikutilah apa yang dipesankan oleh Rasullah SAW. Sebarkan kedamaian, sambung tali silaturahmi/sebarkan kasih sayang/perbanyak teman, berilah makan kepada orang lain/berbagi/berkontribusi bagi negara serta shalat malam saat orang lain tidur. Artikan jihad itu untuk memeberikan manfaat bagi orang lain. Mengartikan jihad itu menghidupkan bukan mematikan. Landasilah semua dengan cinta dan dahulukan berprasangka baik dari pada berprasangka buruk,” ucap KH. Cholil.

Ketua Umum Yayasan Banten Peduli Umat (BPU) Irhan Nugraha selaku peserta Pejuang Damai menyampaikan apresiasi kepada Kadensus 88AT Mabes Polri (Irjen. Pol. Marthinus Hukom., S.I.K) yang telah mengadakan kegiatan yang luar biasa.

“Harapannya agar pesan yang tadi disampaiakan oleh pak Kadensus 88AT Mobes Polri itu bisa menjadi bahan refleksi/perenungan bagi kita agar bisa lebih menghargai perbedaan,  namun tetap satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa yakni Indonesia. Merdekaaaaa” tutup Irhan,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.