Tingkatkan Kualitas Desa Wisata, BI Adakan Program Pendampingan Pokdarwis se-Banten

oleh -584 Dilihat
oleh
img 20251127 wa0007 11zon

TANGERANG, Revolusinews.com – Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten bekerja sama dengan Jogya Tourism Training Center (JTTC), melakukan program pendampingan pelatihan tata kelola Desa Wisata dan pengembangan UMKM pendukung pariwisata bertempat di Bukit Sinyonya, Desa Wisata Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten pada Rabu (26/11/2025).

Salah satu kegiatannya adalah pelatihan Penyusunan Standard Operational Procedure (SOP) yang sudah dilakukan pertemuan secara online satu kali dan ini kali kedua pertemuan off line.

Adapun tujuan pelatihan pembuatan SOP adalah  :
– Menyediakan dasar evaluasi, audit, peningkatan berkelanjutan melalui data dan cheklist yang tercatat di SOP.
– Meningkatkan efektifitas, efisiensi operasional, mengurangi kesalahan dan tumpang tindih pekerjaan.
– Menjaga standar mutu dan keamanan dengan prinsip CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Enviromental  Sustainability).

Acara ini diikuti oleh 6 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) se Banten yaitu Kampung Ekowisata Keranggan, Butir (Bumi Tirtayasa), Sukajadi Carita, Sawarna, Tanjung Lesung dan Bukit Si Nyonya juga didampingi  Direktur JTTC  Aulia Wijayanti beserta jajarannya sebagai narasumber, Manager BI  Kiki Sarah Amelia beserta jajaran.

img 20251127 wa0008 11zon

Selain penjelasan, pelatihan dan pembuatan SOP masing masing perwakilan Pokdarwis mempresentasikan SOP yang dibuat.

Salah satu perwakilan dari Ekowisata Keranggan, Bowie memaparkan, bahwa di Ekowisata sudah ada aturan dan prosedur berupa narasi bebas, belum terstruktur  dengan aspek pengelolaan, aspek produksi, aspek pelayanan, belum ada risk point dan control point.

“Kami ucapkan terima kasih kepada BI dan JTTC, setelah mengikuti pelatihan SOP, kami telah membuat draft Kebijakan yang berisi struktur organisasi, visi misi, kewajiban membuat SOP, juknis dan job desk secara terstruktur,” jelasnya

Bowie menambahkan, turunan dari Kebijakan saat ini kami juga sudah memiliki 8 SOP : Susur Sungai, Camping Ground, Barang Inventaris, Jelajah Kampung, Pusat Data Dan Informasi, Laporan Keuangan, Program Pelatihan, Outbond Takeci (Tapak Kemah Cisadane). Hari ini ditambah lagi SOP tentang Pelayanan dan Pemesanan Produk UMKM.

“Untuk petunjuk tehnis (juknis) dan job desk sedang dalam antrian proses pembuatan,” kata Bowie dalam paparannya.

Akhir acara ditutup oleh Kiki Sarah Amelia selaku Manager BI, foto bersama dan ramah tamah.

No More Posts Available.

No more pages to load.