Tingkatkan Kualitas Pendidikan, TPK Koja Berpartisipasi dalam Program Pelindo Mengajar

oleh -394 Dilihat
oleh
img 20251017 wa0020

JAKARTA, Revolusinews.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) turut berpartisipasi dalam program nasional “Pelindo Mengajar” sebuah inisiatif yang menghadirkan jajaran pimpinan Pelindo Group untuk berbagi inspirasi dan wawasan kepada para pelajar di seluruh Indonesia.

Program yang digelar serentak di berbagai wilayah operasional Pelindo ini menjadi bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia unggul. Di lingkungan TPK Koja, kegiatan Pelindo Mengajar dilaksanakan di SMA Negeri 110 Jakarta Utara, sekolah yang berada di wilayah ring 1 perusahaan atau masih satu kecamatan dengan lokasi operasional, yakni Kecamatan Koja.

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias ini menghadirkan General Manager Terminal Petikemas Koja, Ibu Banu Astrini, sebagai pengajar tamu. Dalam kesempatan tersebut, beliau membawakan materi bertajuk “Kenalan dengan BUMN: Bangga Bekerja di Perusahaan Milik Negara”, yang menyoroti peran strategis Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam pembangunan nasional dan kontribusi Pelindo sebagai penggerak utama sektor logistik maritim Indonesia.

Melalui penyampaian yang komunikatif dan inspiratif, Ibu Banu mengajak para siswa untuk mengenal lebih dekat kiprah Pelindo sebagai Value Creator dan Agent of Development, yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional melalui optimalisasi rantai pasok dan layanan pelabuhan yang efisien. Beliau juga menjelaskan peran penting pelabuhan sebagai gerbang utama distribusi logistik dunia serta kontribusi Pelindo dalam menjaga konektivitas antarwilayah di Indonesia, negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau.

“Bekerja di BUMN, termasuk di Pelindo, bukan sekadar bekerja untuk perusahaan, tetapi juga untuk bangsa. Setiap inovasi dan pelayanan yang kami lakukan berdampak langsung bagi masyarakat luas. Karena itu, penting bagi generasi muda untuk menumbuhkan semangat belajar, integritas, dan rasa cinta terhadap negeri,” ujar Banu Astrini, General Manager TPK Koja.

Dalam sesi tersebut, para siswa juga diajak untuk memahami lebih dalam mengenai perjalanan logistik barang yang melewati pelabuhan, mengenal berbagai profesi di lingkungan Pelindo, serta memahami bagaimana industri maritim membuka peluang karier masa depan yang luas.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ice breaking, diskusi interaktif, dan pre-test dan post-test sebagai sarana evaluasi dan refleksi terhadap materi yang telah disampaikan. Suasana penuh semangat terlihat dari antusiasme siswa yang aktif bertanya, terutama seputar peluang magang di BUMN, strategi meraih karier profesional, dan pentingnya penguasaan teknologi di era digital.

Sejalan dengan semangat program Pelindo Mengajar, kegiatan ini juga dikolaborasikan dengan implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) TPK Koja di bidang pendidikan. Sebagai wujud dukungan terhadap transformasi digital sekolah, TPK Koja turu memberikan bantuan perangkat pendukung Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) kepada SMA Negeri 110 Jakarta. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kegiatan belajar mengajar serta memperluas akses siswa terhadap sumber pengetahuan digital.

Bapak Raison Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 110 Jakarta, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kontribusi TPK Koja terhadap dunia pendidikan.
“Kami merasa terhormat atas kunjungan dan dukungan dari Pelindo melalui TPK Koja. Program ini sangat bermanfaat dalam menambah wawasan siswa mengenai dunia kerja, khususnya sektor logistik dan pelabuhan, serta memberikan motivasi bagi mereka untuk terus berprestasi,” ungkapnya.

Partisipasi aktif TPK Koja dalam program Pelindo Mengajar menjadi bukti komitmen perusahaan dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 – Pendidikan Berkualitas dan SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

No More Posts Available.

No more pages to load.