Tokoh Banten Minta PT SBJ Patuhi Hukum dan Hentikan Aktivitas Eksploitasi

oleh -267 Dilihat
img 20250611 wa0082
Poto: Tokoh Banten Buya Sujana Karis

LEBAK,Revolusinews.com – Tokoh Kharismatik Banten Buya Sujana Karis memandang, perusahaan tambang emas PT Samudra Banten Jaya (SBJ) yang berlokasi di Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak-Banten sepertinya tidak menggubris aturan yang ada. Bahkan makin hari kegiatan eksploitasi emas di area tambang itu makin menjadi, bahkan terkesan membabi buta.

Seperti diketahui, sudah beberapa kali pihak Kementrian Lingkungan Hidup melalui Gakum melakukan penertiban dengan cara memasang segel, bahkan pihak Pengadilan Negeri Rangkasbitung telah menjatuhkan vonis bersalah terhadap PT SBJ dan menerapkan denda karena terbukti telah melakukan pelanggaran.

Sebagai warga negara yang baik, kita harus taat dan tunduk dengan hukum, bukan malah melakukan pembangkangan,” kata Buya di Rangkasbitung pada, Selasa (10/06/23).

Dalam subtansi PT SBJ, Buya mengatakan, jika langkah yang harus ditempuh ketika ada pembangkangan terhadap hukum oleh suatu atau siapapun hanya satu caranya yaitu penertiban.

“Harus segera dilakukan penertiban, namun jangan sampai di lapangan (area PT SBJ) hukum itu mengatur aturan tapi aturan lah yang harus mengatur hukum,” katanya menegaskan.

Tokoh Banten yang akrab dipanggil Aka Buya ini meminta kepada pihak manajemen PT SBJ agar segera menghentikan dulu segala bentuk kegiatan apapun termasuk produksi emas yang dilakukan secara tertutup.

“Saya minta kalian (PT SBJ) mentaati hukum, dan segera hentikan aktivitas eksploitasi di sana, sebab aktivitas tersebut ilegal, yang hanya akan berdampak buruk terhadap kehidupan warga sekitar, dan warga Kabupaten Lebak,” tandasnya.

Saat redaksi Rnews meminta penjelasan aktivitas apa saja yang masih dilakukan seperti yang dikatakan Tokoh Banten Buya Sujana Karis, Kepala Divisi Humas PT. SBJ Nurjaya alias Ibo, mengaku bahwa saat ini belum melakukan aktivitas.

“Pernyataan Buya terkait penghentian aktivitas tambang, kami PT SBJ sampai saat ini belum melakukan aktivitas. Kami berkomitmen patuh pada aturan yang ada,” terang Ibo, melalui chatting WhatsApp, Jum’at (14/6/2025).