SERANG,Revolusinews.com – Jelang bulan suci Ramadhan 1847 H, UPTD Puskesmas Cikeusal Bersama Bulan Sabit Merah Indonesia( BSMI), Gelar Khitan Ceria yang berlokasi di Jl.Raya Cikeusal-Petir Km.21 Desa Sukaratu, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Minggu (15/02/2026).
Hadir dalam kegiatan BSMI bersama jajaran, Dinkes Kabupaten Serang, Kapuskesmas Cikeusal, Plt Camat Cikeusal, Muspika Kecamatan Cikeusal, tokoh agama, tim medis dan para tamu undangan.
Terpantau sebanyak 40 anak yang akan di Khitan berasal dari 17 Desa yang ada di Kecamatan Cikeusal dan dari beberapa kecamatan yang lain.

Mimi Sukti.S.Kep.MKM selaku Kepala UPTD Puskesmas Cikeusal, saat di konfirmasi menjelaskan bahwa sedang melaksanakan kegiatan khitanan masal bersama BSMI dan Baznas, dan untuk jumlah anak yang di Khitan sebanyak 40 anak.
“Hari ini kami bekerjasama dengan Bulan Sabit Merah Indonesia, sedang melaksanakan khitanan masal, yang mana BSMI ini adalah sebuah organisasi kemanusiaan dan kesehatan, yang mana program ini sudah di prepare satu bulan sebelum pelaksanaan, dan peserta khitan sebanyak 40 anak, dari beberapa wilayah, diantaranya dari kecamatan Cikeusal 22 anak, Ciruas 16 anak, Kecamatan Tunjung Teja 1 anak dan Pamarayan 1 anak,” ujar Mimi.
Dikatakan Mimi anggaran tersebut berasal dari Unit Pengumpulan Zakat ( UPZ) Dinas Kesehatan Kabupaten serang, dan di bantu oleh 5 operator dan 5 asisten operator, dan pemberi obat dan bingkisan.

“Anggaran kegiatan khitanan ini berasal dari UPZ Baznas Dinas kesehatan Kabupaten Serang, dan dalam kegiatan ini di bantu 5 operator, 5 asisten operator, dan pemberi obat serta bingkisan, adapun bingkisan yang di terima yang di Khitan yaitu, obat, snack, sarung, koko dan uang, serta cek-up setelah lima hari kedepan gratis,” tambahnya.
Selain itu Mimi juga menjelaskan babwa program tersebut adalah program BSMI, yang sering di lakukan saat moment tertentu, yang mana BSMI sedang merayakan Diklatsar ke 10 yang harus mengadakan dan kebetulan salah satu angotanya eks Kapus dan warga Cikeusal.
“Program ini adalah program BSMI dalam rangka Diklatsar angkatan ke 10 yang harus mengadakan, kebetulan Pak Dwi Joko Purnomo adalah anggota BSMI angkatan ke 10, dan mengadvokasi ke kami dan kami menyediakan tempat dan merekrut peserta,”tambahnya.
“Insyaallah kedepan mudah mudahan ada lagi dengan kuota yang lebih banyak, dan kami akan mencari kemitraan yang bisa mendokrak di bidang kesehatan dan pengobatan,dan kami akan mengawal agar bisa melaksanakan kegiatan kegiatan kesehatan dan membantu masyarakat, dan semoga ada Mobile Klinik untuk yang jauh jangkauan dari puskesmas inti atau puskesmas pembantu, karena kami pernah melaksanakan hal itu di desa panyabrangan dan di respon baik oleh masyarakat,” pungkasnya.
Reporter: Wahyu Ceko






