Wanita yang Terjun ke Sungai Klawing Ditemukan Meninggal Dunia

oleh -12031 Dilihat
oleh
sungai klawing revolusinews

PURBALINGGA, Revolusinews.com – Seorang perempuan inisial PA (48) warga Desa Grecol, Kecamatan Kalimanah Kabupaten Purbalingga yang nekat terjun ke Sungai Klawing ditemukan meninggal dunia di wilayah Kelurahan Bancar, Kecamatan PurbaIingga, Kabupaten Purbalingga pada Sabtu (24/9/2022) pagi.

Kapolsek PurbaIingga AKP Siswanto mengatakan, korban terjun ke sungai sekira pukul 07.45 WIB dari jembatan ke Sungai Klawing yang ditemukan oleh warga sekitar satu kilometer di aliran Sungai Klawing kondisinya sudah meninggal dunia.

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di aliran Sungai Klawing wilayah Desa Jatisaba,” jelas Kapolsek.

Berdasarkan keterangan suaminya, sebelum kejadian ia berdua dengan istrinya berboncengan sepeda motor menuju Desa Pagerandong, Kecamatan Pengadegan. Sampai di jembatan Sungai Klawing istrinya minta berhenti karena dompetnya jatuh.

Namun, menurut suaminya saat sepeda motor berhenti sang istri mengambil dompet yang jatuh dan langsung melompat terjun ke Sungai Klawing dari sisi barat jembatan.

Warga yang melihat kejadian tersebut kemudian berusaha menolong. Namun karena arus sungai deras korban terbawa arus dan hanyut hingga ditemukan di wilayah Desa Jatisaba sudah meninggal dunia.

“Korban dievakuasi warga di Sungai Klawing wilayah Desa Jatisaba. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek PurbaIingga,” kata Kapolsek.

Polisi dari Polsek PurbaIingga yang datang bersama Inafis Polres Purbalingga kemudian melakukan pemeriksaan jenazah bersama dengan dokter Puskesmas Purbalingga.

“Hasil pemeriksaan dokter tidak ditemukan tanda penganiayaan. Ditemukan ciri khas meninggal dunia akibat tenggelam seperti kuku membiru, saat dimiringkan keluar air dari mulut, bibir kebiruan, tidak keluar kotoran dari kemaluan maupun dubur dan pupil membesar,” ungkap Kapolsek.

Kapolsek menambahkan tidak diketahui pasti penyebab korban nekat terjun ke sungai. Namun dari keterangan perangkat desa setempat korban mengalami gangguan jiwa sejak sebulan terakhir. Bahkan korban diketahui sudah dua kali melakukan percobaan bunuh diri.

“Setelah dipastikan tidak ada unsur pidana, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga menerima kematian korban dan menolak dilakukan autopsi,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.