Warga Gampong Leuhab Minta Ukur Ulang Tanahnya yang Terdampak Tol

tol aceh (rnews)

ACEH, REVOLUSINEWS.COM – Warga Gampong Leuhob Kecamatan Padang Tiji, Tamimah (42) menuntut haknya sebagai warga negara atas tanah yang terkena proses pelaksanaan Jalan Tol Ruas Tol Gampong Suyo Paloh Kecamatan Padang Tiji.

“Tanah itu merupakan letak tanah kami. Apabila hak kami tidak dipenuhi dengan melakukan pengukuran ulang tanah kami sebagai Warga Negara Indonesia berhak mempertahankan hak kami dengan tidak akan membuka pagar yang sudah kami blokir atas hak tanah kami yang belum dibayar,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Tamimah menambahkan, dirinya sudah Surati Kanwil BPN Aceh untuk mengukur atau verifikasi kembali tanah tersebut bersama Camat Padang Tiji an. Asriadi ,S.Sos dan ditanda tangani oleh Geuchik Gampong Suyo Paloh an.Muliadi Sufi pada tanggal 15 September 2021.

“Saya juga sudah pernah surati Pimpinan PT. Adhi karya untuk melakukan pengukuran ulang Tanah di Ruas Jalan Tol Gampong Suyo Paloh Kecamatan Padang Tiji bersama Camat Padang Tiji an.Asriadi S.Sos dan Geuchik Gampong Suyo Paloh an.Muliadi Sufi tanggal 15 September 2021,” tutupnya.

Seperti diketahui, Tol Sibanceh sepanjang 74 kilometer ini akan memiliki tujuh gerbang serta enam simpang susun atau seksi. Seksi I membentang dari Padang Tiji-Seulimeum sepanjang 25 kilometer, Seksi II dari Seulimeum-Jantho sepanjang 6 kilometer, Seksi III dari Jantho – Indrapuri sepanjang 16 kilometer, Seksi IV dari Indrapuri-Blang Bintang sepanjang 14 kilometer, Seksi V dari Blang Bintang-Kuto Baro sepanjang 8 km, dan⁣ Seksi VI dari Kuto Baro-Simpang Baitussalam sepanjang 5 km.⁣ Tol ini juga akan dilengkapi dengan dua buah Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) Tipe A yang berada di Seksi III KM 37 dan Seksi IV KM 54.

No More Posts Available.

No more pages to load.