Warga Kampung Wadassari Adakan Senam Pernafasan Orhiba

oleh -307 Dilihat
oleh
img 20241020 wa0024 11zon

TANGERANG SELATAN, Revolusinews.comWarga Kampung Wadassari mengadakan kegiatan rutin senam pernafasan berupa olahraga hidup baru (orhiba) yang diikuti sekitar 100 orang peserta di area  RT 002 RW 02 Kelurahan Pondok Betung, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan pada Minggu (20/10/2024)

Instruktur/pelatih orhiba pusat, Mundiono (78)  mengatakan, bahwa orhiba merupakan olahraga senam pernafasan, manfaat utamanya untuk mengembalikan hak hidup tubuh yaitu membangun sel sel agar selalu baru.

“Senam orhiba sangat mudah sederhana dan praktis, dapat dilakukan oleh anak anak, remaja, orang dewasa maupun tua, yang sehat maupun menderita penyakit. Praktis karena dapat dilakukan setiap hari, dimana saja dan kapan saja, hanya memerlukan waktu kurang lebih 5-15 menit setiap latihan, dengan biaya murah karena tidak memerlukan pakaian tempat dan peralatan tertentu,” ungkap Mundiono.

Mundiono juga menyampaikan bahwa kegiatan orhiba ini tidak ada iuran bulanan, pelatihnya pun tidak dibayar, tujuannya sosial, sehat dan silaturahmi, dikemas dalam bentuk senam bersama orhiba secara rutin satu minggu sekali.

“Khusus seragam wajib beli masing masing, ada 3 warna, biru, hijau dan putih dengan logo yang sama,” kata Mundiono.

img 20241020 wa0025 11zon

Kemudian Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) orhiba  Banten, Slamedi Karso mengatakan bahwa warga Kampung Wadassari selain guyub dengan berbagai kegiatan juga memiliki kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yaitu Kampung Jawa Wadassari yang menyajikan paket wisata budaya Jawa plus home stay bagi pengunjung yang membutuhkan.

Lanjut Slamedi Karso yang sering disapa Medi, saat ini orhiba sudah berumur 83 tahun dan  masing masing wilayah  telah dibentuk organisasi resmi yang terdiri dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP),  Dewan Pimpinan Wilayah (DPW)/Propinsi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD)/Kotamadya, Dewan Pimpinan Cabang (DPC)/Kecamatan.

“Orhiba merupakan olahraga masyarakat Indonesia yang berstatus mandiri dibawah naungan  Komite Olah Raga Masyarakat Indonesia (KORMI) yang terbagi menjadi 3 komisi yaitu Olahraga dan Kebugaran (OKK), Olahraga Tradisional dan Kreasi Budaya (OTKB), Olahraga Petualangan dan Tantangan (OPT), orhiba saat ini dibawah naungan komisi OKK,” ucap Medi

Sementara Sekretaris DPW Orhiba Banten, Sugiyono menyampaikan  bahwa  saat ini DPC memiliki instruktur/pelatih sebanyak 8 orang, dan kami sudah diminta untuk mengadakan pelatihan di RW 05 Pondok Betung, komplek Pertamina dan tempat tempat lainnya, smoga Kantor Kecamatan Pondok Aren juga bisa mengadakan Orhiba.

“Kami siap membantu untuk pelatihan ditempat yang baru, nanti  akan dampingi dan mendidik pelatih baru, karena orhiba ini jika dilakukan dengan serius  dapat membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit baik medis maupun non medis, sehingga banyak peserta yang tertarik hampir di semua kalangan anak anak,  remaja, dewasa dan lansia,” ucap Sugiyono.

“Kalau di Bali, Manado, Aceh dan kota lain pesertanya banyak anak anak muda, disini menjadi pekerjaan rumah (PR) kami untuk merekrut peserta dan pelatih dari para pemuda,” ujar Sugiyono menutup pembicaraan.