Warga Ujungmanik Diissukan dengan Uang Hilang Secara Misterius

oleh -448 Dilihat
img 20260225 wa0029

CILACAP, Revolusinews.com – Fenomena hilangnya uang secara ghaib bukan sekedar mitos belaka, santernya kabar, bahwa uang raib misterius rupanya bukan isapan jempol. Hilangnya uang tanpa jejak tertinggal, menimpa warga dusun Banjursari, Desa Ujungmanik, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap – Jawa Tengah.

Adanya uang hilang misterius sering dikaitkan dengan mahluk astral bernama tuyul, atau babi ngepet, terlepas itu semua, warga menduga ada oknum, seseorang atau pelaku yang diduga mempraktekkan penganut ilmu pesugihan. Dari peristiwa pengalaman warga, uang yang hilang rata-rata berupa kertas lembar pecahan, nominal lima puluhan hingga seratus ribu rupiah.

Kejadian tersebut membuat resah, dan mengkawatirkan lantaran, warga tak nyaman untuk menjamin keamanan menyimpan uang di rumah sendiri. Menurut sumber yang tak mau disebutkan nama, peristiwa kerap menimpa, awalnya ia tak percaya kejadian mistis yang dianggap hanyalah mitos/takhayul. Kerap kehilangan menimbulkan rasa penasaran, adanya mahluk tak kasat mata menjadi bahan pengujian.

“Kami sering kehilangan uang secara misterius, karena uang sedikit, sehingga mudah sekali ketahuan, mungkin kalau banyak tidak tahu. Saat itu kami menyimpan uang empat ratus ribu, kemudian hilang seratus ribu, tiga lembar, tiga ratus ribu, hilang selembar atau seratus ribu, begitu seterusnya, anehnya uang hilang bertepatan dengan hari pasaran kliwon, Wage, Pon,” ucap Sumber, Selasa (24/2/2026).

Guna memastikan uang hilang misterius, Sumber menguji dengan cara menyimpan 10 lembar uang kertas nominal pecahan seratus ribu, dan uang tersebut tersimpan di tempat seteril, dan tak diketahui orang lain termasuk oleh keluarga.

“Saya sengaja menyimpan 10 lembar uang kertas nominal pecahan seratus ribu, dan uang itu saya simpan di tempat aman hingga tak diketahui keluarga. Selang berapa hari kemudian, uang itu saya lihat, dan hilang satu lembar. Kejadian tersebut berlangsung terus-menerus, hingga uang yang tadinya saya simpan saat ini tinggal 5 lembar yakni lima ratus ribu,” ujar Sumber.

Hal serupa dialami warga yang lain, hanya dalam waktu singkat uang yang ia miliki raib, hilang tak ada jejak.

“Dari pengalaman, saya mempunyai 3 lembar uang kertas pecahan seratus ribu. Uang tersebut saya taruh, dan tak simpan di dalam dompet, tak selang berapa lama uang yang saya taruh di dalam dompet saya ambil, dan ternyata uang yang tadi saya simpan, hilang satu lembar yakni seratus ribu,” kata S, heran.

Hilangnya uang secara misterius sangat meresahkan warga sekitar, banyak diantara mereka memilih diam, namun tak sedikit pula merasa kesal dan kawatir, memang betul secara ilmiah tidak bisa dibuktikan, tapi bagi yang mengalami benar nyata bisa merasakan.

“Ada pengalaman dalam keluarga mereka saling menuduh, saling mengklaim, hingga bertengkar meributkan uang yang hilang. Dapat disimpulkan, tak hanya merugikan finansial, namun secara etika mental dan moral turut terganggu,” tegas S.

“Siapa pun mereka, kami berharap agar pelaku menghentikan praktek yang dinilai merugikan orang lain. Apa pun alasannya, hal tersebut menyimpang dari syariat, dan menjerumuskan ke jurang kemusyrikan, dan harta yang diperoleh dipastikan tak akan mendapat berkah,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.