1.762 Penerima Kurang Mampu di Cilacap Terima Bantuan Pasang Baru Listrik

oleh -893 Dilihat
oleh
img 20231126 wa0005

CILACAP, Revolusinews.com – Sebanyak 1.762 rumah tangga kurang mampu di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah menerima Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari pemerintah yang merupakan bagian dari 16.000 rumah tangga penerima program se-provinsi Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikan Direktur Pembinaan Program Ketanagalistrikan, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Wanhar dalam acara peresmian dan penyalaan pertama program BPBL di Desa Danasri Kidul, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (25/11/2023).

Menurut Wanhar, program BPBL tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan rasio elektrifikasi dan membantu masyarakat memperoleh akses listrik baik di desa maupun di kota.

“Melihat dari realisasi tahun lalu, lebih dari 50% program ini terserap di pulau Jawa Bali. Jadi tidak mesti penerimanya di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal-red), hal ini menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat di perkotaan yang belum mendapatkan akses listrik,” jelasnya.

Dikesempatan yang sama hadir, ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Sugeng Suparwoto. Ia menyampaikan bahwa listrik saat ini sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat dan menjadi salah satu standar dalam kesejahteraan masyarakat. Ia berharap PT PLN (Persero) selalu mendukung pemerintah dalam melistriki masyarakat, khususnya di Jawa Tengah.

“Ini merupakan sinergitas yg sangat baik, semoga dapat berlangsung terus dengan baik, semoga tahun depan bisa terlaksana lagi dengan baik,” ujar Sugeng.

Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Edi Srimulyanti menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan Komisi VII DPR RI atas inisiasinya, sehingga warga yang saat ini memiliki keterbatasan dalam penyambungan tenaga listrik khususnya biaya penyambungan dan uang jaminan langganan, dengan adanya BPBL ini dapat menikmati  listrik untuk menunjang kegiatan sehari hari.

“Per data kemarin sore, Alhamdulillah 100% target BPBL 2023 telah terpasang dan ditargetkan November akan menyala 100%,” terang Edi.

Sementara itu Pj. Bupati Cilacap Awaluddin Muuri menyampaikan, bahwa saat ini listrik sangat dibutuhkan pada era digitalisasi, karena setiap gerak kebutuhan didasarkan pada listrik, baik itu untuk Perkantoran, Pabrik, Perhotelan, dan Industri Rumah Tangga.

“Dengan adanya jaringan listrik ini, masyarakat akan memperoleh kemudahan dalam hal penerangan, maupun hal-hal lainnya, termasuk didalamnya dapat digunakan sebagai pendukung usaha ekonomi produktif,” kata Pj. Awaluddin.

Darno (63 tahun) salah satu penerima manfaat, warga Desa Danasri Kidul, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian pemerintah melalui listrik. Pria berprofesi sebagai Petani/Pekebun ini bersyukur kini tidak lagi menyambung listrik dari saudara.

“Alhamdulillah, sekarang rasanya nyaman, punya meteran listrik sendiri,” ucap Darno.

Hal senada disampaikan Kasim, Ayah 1 orang anak ini mengucap syukur dan terimakasih atas bantuan BPBL dari pemerintah.

“Saya bersyukur dan terimakasih kepada pemerintah. Alhamdulillah dengan adanya pemasangan listrik baru ini  saya adem (tenang-red). Manfaatnya terasa dan sangat membantu,” tutup Kasim.

No More Posts Available.

No more pages to load.