11 Bulan Tak Dibayar, Nakes RSUD Biak Numfor Demo Mogok Pelayanan

oleh -961 Dilihat
oleh

BIAK NUMFOR, Revolusinews.com – Dampak Pemerintah Daerah belum membayar insentif selama 11 bulan, Pegawai Tenaga Kesehatan (Nakes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Biak Numfor yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan mimbar damai dan mogok melayani pasien bertempat di depan Gedung Poliklinik RSUD Biak Numfor pada Senin (11/11/2024).

Dr Gerard Juswanto atas nama Forum Komunikasi Tenaga Kesehatan RSUD Biak mengatakan, bahwa aksi ini dilakukan karena pemerintah daerah tak kunjung membayar insentif sebagai tunjangan kelangkaan profesi, beban, serta risiko kerja para Nakes dan honor jaga dokter terhitung sejak Desember 2023 hingga Oktober 2024.

“Aksi hari ini merupakan buntut dari sikap pemerintah yang tak sesuai komunikasi sebelumnya dengan para Dokter. Berawal dari bulan April 2024, Juni 2024, September 2024 Oktober 2024 hingga saat ini,” kata Gerard.

Dia mengatakan bahwa masalah pembayaran insentif tersebut sudah dibicarakan dengan PJ Bupati Biak Numfor dan DPRD Biak Numfor serta telah disepakati dalam sidang bersama di DPRD untuk pembayaran tersebut. Namun hingga saat ini belum ada kepastian kapan insentif Nakes dan Honor jaga Dokter tersebut akan dibayarkan.

Menurut dokter Gerard, pembayaran Insentif di Kabupaten Biak Numfor masih jauh dari standarisasi yang dikeluarkan dalam Permenkes RI 2019, namun nakes tetap setia melayani pasien karena panggilan utamanya adalah kemanusiaan.

“Pelayanan di RSUD tetap dijalankan oleh para nakes non ASN di ruang IGD (khusus kasus gawat darurat) dan Rawat Inap. Aksi ini hanya sebatas pernyataan tegas kami terhadap pemerintah daerah. Mengingat sudah dekat dengan masa Pilkada, dimana bila tidak diselesaikan pembayaran insentif, maka hal tersebut dapat menjadi pembiaran oleh pemerintah daerah yang tentu akan berdampak pada masyarakat Biak yang tidak mendapatkan pelayanan di RSUD. Oleh karena itu,  hari pada tanggal 11 bulan 11 2024 kami menuntut pembayaran hak kami selama 11 bulan insentif nakes ASN dan honor jaga dokter yang tertuang dalam spanduk sebagai bentuk komunikasi,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.