Adanya Dugaan Pemborosan 80 Juta Per Kegiatan, Aktivis Serang Selatan Audiensi Bersama Perkim Kabupaten Serang

oleh -282 Dilihat

SERANG,Revolusinews.com – Adanya dugaan mark-up anggaran pada program pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Infrastruktur Kawasan Kumuh, milik Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Serang, Aliansi Aktivis Serang Selatan adakan audiensi pada Rabu (13/08/2025).

Menurut Reviana, salah satu aktivis dari Lembaga Abdi Gema Perak Kabupaten Serang, pihaknya menemukan adanya dugaan pemborosan anggaran di proyek rehabilitasi peningkatan infrastruktur kawasan kumuh tersebut, dan pihaknya tak segan akan membawa kasus tersebut ke instansi terkait yaitu Kejati Banten dan BPK Banten.

“Alhamdulillah audiensi dengan Dinas Perkim berjalan lancar dan di hadiri Sekdis dan Kabid serta para OPD nya, dan tujuan kami melakukan audiensi ini untuk mencari informasi untuk kita lanjutkan ke Kejari dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Banten,” tegasnya.

Sementara itu Mohammad Hanafiah S,T.,M,T selaku Sekdis Perkim Kabupaten Serang menyampaikan ucapan terima kasih kepada rekan rekan lembaga yang sudah datang dan berdiskusi untuk membahas pembangunan di Kabupaten Serang menjadi lebih baik kedepanya. Dan teknik yang pihaknya gunakan sudah sesuai regulasi.

“Terimakasih kepada temen temen lembaga atas diskusi hari ini untuk membahas pembangunan di kabupaten serang lebih baik kedepannya, melakukan perhitungan sesuai dengan regulasi. Dan teknik dan perencanaan yang kami gunakan sesuai surat edaran dirjen kontruksi tahun 2024 yang terbaru,” ujar Hanafiah

Dikatakan Hanafiah pihaknya berharap temen-temen mengerti dan paham di lapangan seperti apa, dan ini menjadi masukan untuk menciptakan pembangunan di Dinas Perkim lebih baik.

“Kedepan kami berharap momen momen seperti ini tetap kita lanjutan, sebagai bahan komunikasi, dan diskusi kita, temen temen pasti lebih paham dengan kondisi di lapangan, bisa memberikan masukan kepada kami biar lebih baik lagi pekerjaan di Dinas Perkim Kabupaten Serang,” tutupnya.

Reporter: Wahyu

No More Posts Available.

No more pages to load.