INDRAMAYU, Revolusinews.com – Eri Sinta (10) anak dari pasangan suami isteri Wahyu dan Rasingkem, warga Desa Kertawinangun menderita gizi buruk dan membutuhkan bantuan uluran tangan.
Kepada RNews, Sabtu (29/10/2022), Ketua Oi Crisis Centre Unit Pelaksana Wilayah Indramayu Sugiyanto mengatakan, mereka tinggal di rumah kontrakan di Desa Eretan Kulon Blok Cibiuk RT 01 RW 06 Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten lndramayu, Provinsi Jawa Barat. Mereka tidur dengan alas seadannya hanya mengunakan tikar dan ayunan untuk tidur Eri Sinta.
“Keterangan dari pihak petugas Puskesmas Kertawinangun, Eri Sinta didiagnosa mengalami gizi buruk. Mata seringkali mengeluarkan air, badan kaku, dan tidak bisa berjalan,” kata Sugiyanto.
“Lekaslah sembuh, teruslah berjuang melawan penyakitmu. Mari kita bahu membahu untuk membantu. Kami bersamamu, doa kami di nadimu,” sambungnya.
Dijelaskannya, bahwa Sabtu (29/10/2022) pagi dari pihak Puskesmas Kertawinangun mengunjungi ke Eri Sinta untuk melakukan pemeriksaan dan memberikan paket sembako.
“Yang dibutuhkan untuk Eri Sinta yaitu vitamin, Susu, logistik, dan kasur,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Sugiyanto mengajak kepada kita semua untuk bahu membahu membantu meringankan beban Eri Sinta.
“Mereka sangat membutuhkan uluran tangan kita, mudah-mudahan ada yang berbaik hati meringankan beban mereka. Bagaimana jika kita yang ada di posisi mereka. Bagi yang mau memberikan bantuan bisa hubungi saya di nomer 085351639927,” ajaknya.
Sementara, Ketua Ormas Oi Indramayu Ali Sa’id SPdI saat dikonfirmasi RNews mengatakan, turut prihatin dengan adanya Eri Sinta yang mengalami gizi buruk.
“Kami turut prihatin. Eri Sinta membutuhkan kepedulian dari masyarakat dan penanganan khusus dari pemerintah. Terutama perhatian dari Camat Kandanghaur sebagai stackholder Bupati Indramayu,” tutupnya.












