Asgas RI Bersama Prawita Genppari Beri Motivasi Santri Ponpes Nuruddaroin Jateng

oleh -17175 Dilihat
oleh
prawita genppari revolusinews

DEPOK, Revolusinews.comSebagai bentuk dukungan pengembangan kualitas SDM ataupun pemberian bantuan sosial dalam pengabdian mengisi kemerdekaan guna menunjang pembangunan bangsa, Asgas RI bersama Prawita Genppari memberikan motivasi wawasan kepada para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Nuruddaroin Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng).

Rangkaian kegiatan di Tegal dihadiri langsung oleh pembina R. Samsuri, Ketua Umum (Ketum) DPP Prawita Genppari, Ketum LIN, Ketum Tipikor, beserta jajaran pengurus yang lainnya yang secara keseluruhan difasilitasi oleh jajaran pengurus setempat dibawah asuhan Idham.

Usai rangkaian kegiatan di Tegal, Magelang, Yogyakarta, Cilacap dan Singaparna, Ketum DPP Prawita Genppari, Dede Farhan Aulawi mengatakan, rangkaian kegiatan ini pada dasarnya manifestasi kepedulian pengurus organisasi terhadap masyarakat Indonesia. Termasuk menanamkan nilai-nilai bela negara, kebangsaan, kebhinekaan dan Pancasila. Organisasi mengharapkan agar nilai-nilai Pancasila selalu bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga kerukunan, kebersamaan dan persatuan akan selalu terjaga demi tegak dan utuhnya NKRI tercinta.

“Sebelumya juga melakukan hal yang sama yaitu pemberian santunan kepada masyarakat yang membutuhkan di Dusun Kedung Sukun, Desa Kedung Sukun, Kecamatan Adiwarna Kabupaten Tegal, Jawa Tengah,” ujar Dede Farhan Aulawi kepada Revolusinews.com yang diterima di Depok pada Jumat (9/9/22).

Menurut Dede, bahwa semangat pengabdian pada nusa dan bangsa pasti membutuhkan perjuangan, keikhlasan, dedikasi dan juga semangat pantang menyerah.

“Semua harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Setiap cita-cita yang dimiliki sebaiknya ditulis agar tidak mudah lupa. Setelah itu berusahalah semaksimal mungkin karena setiap ikhtiar akan membuahkan hasil. Kemudian beribadah dan berdo’alah dengan sebaik mungkin. Selanjutnya rajin memohon do’a dari orang tua, guru dan orang – orang kecil,” pesan Dede.

Sementara itu, Pembina R. Samsuri menambahkan, kecintaan terhadap bangsa dan negara harus selalu diingatkan dan diimplementasikan pada seluruh masyarakat Indonesia, termasuk generasi mudanya.

“Jika tidak diingatkan boleh jadi nilai -nilai luhur ini akan semakin luntur tergerus oleh budaya asing yang belum tentu sesuai dengan falsafah Pancasila,” kata R. Samsuri mengakhiri.

Kegiatan di Kedung Sukun disambut antusias oleh masyarakat sekitar yang juga dihadiri oleh para tokoh setempat. Begitupun dengan kegiatan di pondok pesantren yang dihadiri pimpinan pesantren, para ustadz dan santrinya. Dalam konteks ini seluruh jajaran pengurus organisasi memang memiliki rencana bahwa program seperti ini akan dilakukan secara berkelanjutan.

No More Posts Available.

No more pages to load.