SERANG, Revolusinews.com – Warga resah dengan adanya bank keliling (Banke) di Kp Rancawiru Kobok Desa Sukasari KecamatanTunjung Teja Kabupaten Serang Provinsi Banten.
Pasalnya aktifitas Koperasi/Bank Semarak Dana, Banke, Bang Emok, Bang Syariah dan lainnya yang beroperasi di luar batas kewajaran. Jumat, 5/5/2023
Bu Encih salah satu warga mengatakan, “Mereka ingin merampas barang-barang milik saya seperti kulkas, tv, kompor gas dan lainnya oleh si penagih dari Banke.
Berawal pinjaman sebesar Rp.400 ribu, saya sudah mencicil beberapa kali sesuai kesepakatan. Selama berhutang sama Banke ini kondisi ekonomi saya semakin hancur karena uang pokok dan bunganya bertambah terus hingga sulit untuk melunasinya, “ujarnya
Iya benar, awalnya saya meminjam uang buat tambah modal usaha bukannya bisa membayar lunas hutang atau dapat bangkit dari ekonomi, tapi malah sebaliknya, “yang ada semakin ambruk dan terpuruk. Tiap hari datang menagih, jika lalai atau tidak setor untuk membayar maka uang pokok di tambahkan dengan bunga selanjutnya bunga tersebut jika tidak segera di lunasi akan terus berbunga-bunga hingga melewati jumlah pokok seterusnya begitu hingga jumlah bunga lebih besar daripada uang pokok pinjaman. Bunga Banke cukup besar jauh dari standar aturan perbankan, “kata ibu Ida (nama samarsn)
Pinjam uang dari Banke, Bank Emok atau sejenis lainnya “bukannya kita dapat bangkit maju dari ekonomi, malah yang ada kita semakin hancur dan terpuruk, “tukas ibu-ibu yang tidak mau di sebutkan namanya.
Iya benar, bukannya bisa bangkit ekonominya, malah sebaliknya kian nyungsep. Akibat beban bunga bank yang cukup besar jauh dari standar perbankan, “tambahnya
Dalam menagih hutang, mereka tidak akan segan mengeluarkan kata-kata kotor, mengumpat dan memaki dengan sumpah serapahnya serta menunjuk-nunjuk muka sampai hampir kena mata, “kata bu Encih meluapkan kekesalannya.
Hal senada juga diungkapkan warga lainnya. Tidak sedikit masyarakat yang sudah menjadi korban Banke yang Berkedok Koperasi tersebut dan tindakannya berlebihan bahkan sudah di luar batas kewajaran. Banyak warga yang merasa stres dan frustasi gara-gara berhubungan hutang dengan Banke ini.
Umar salah satu team dari Ormas Patriot Pemersatu Banten Nasional Indonesia (PPBNI) membenarkan bahwa di Kp.Rancawiru Desa Sukasari Kecamatan Serang Banten telah ramai adanya aktifitas Koperasi/Bang Keliling (Bangke) dan sejenisnya yang telah mengganggu ketentraman, ketenangan, kenyamanan serta membuat keresahan di sekitar warga sini, “ujarnya menjelaskan.
Mereka mengadu dan minta bantuan kepada kami untuk di bantu mediasi agar ada titik temu penyelesaian. Warga juga minta di buatkan spanduk yang berisi penolakan adanya aktifitas Banke yang ujung-ujungnya memberatkan warga.









