Biaya Tebus Traktor Rp 5 Juta Dikeluh Anggota Gapoktan Berkah Tani 3 Desa Sukaraja

oleh -1451 Dilihat
20230918 043331

SERANG, Revolusinews.com – Keluhan anggota Gapoktan Berkah Tani 3 dengan adanya dugaan harus menebus alat bajak sawah atau traktor quick sebesar Rp 5 juta hingga Rp 7 juta rupiah di Kelompok Berkah Tani 3 yang beralamat di Kampung Curug Dulang, Desa Sukaraja, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten.

Anggota Gapoktan Berkah Tani 3 yang tidak ingin disebutkan namanya, inisial JJ dan AD mengatakan, bahwa dirinya tidak pernah merasa diajak musyawarah dalam segala urusan kegiatan di kelompok tani, sehingga mereka mengeluhkan adanya dugaan untuk menebus alat bajak sawah traktor quick tersebut.

img 20230918 wa0003 2

“Kami merasa ganjil dan bertanya kenapa dalam kegiatan bentuk apapun yang melibatkan kelompok Berkah Tani 3 saya tidak pernah merasa diajak musyawarah termasuk saat pengajuan traktor quick alat bajak,” keluhnya kepada awak media yang diterima pada Minggu (19/9/2023).

“Kami hanya mendengar harus menebus traktor quick sebesar Rp 5 sampai Rp 7 juta rupiah, padahal saya juga anggota gapoktan Berkah Tani 3. Ada apa ini? Patut diduga seperti adanya permainan diantara ketua kelompok berkah tani 3 ini,” imbuhnya.

Setelah mendengar keluhan anggota gapoktan Berkah Tani 3 awak media langsung mendatangi ketua gapoktan Berkah Tani 3 bapak Satir beserta bendahara dan anggota yang mengetahui dalam permasalahan penebusan traktor quick tersebut namun diarahkan untuk konfirmasi Kantor BPP.

“Silahkan ke kantor BPP, nanti juga di sana ketahuan siapa yang menerima uang sebesar Rp 5 juta rupiah tersebut. Silahkan tanyakan langsung ke ibu Eka, beliau penyuluh pertanian di Desa Sukaraja, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten,” ujarnya.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, awak media langsung mendatangi Kantor BPP untuk menemui Ibu Eka penyuluh pertanian Desa Sukaraja dengan mempertanyakan tentang penebusan alat bajak sawah atau traktor quick yang dikeluhkan anggotanya.

Namun saat di temui, Ibu Eka menyampaikan ketidaktahuan tentang penebusan alat bajak sawah atau traktor quick sebesar Rp 5 juta rupiah hingga Rp 7 juta rupiah di gapoktan berkah tani 3.

“Saya tidak tahu permasalahan di kelompok tani/gapoktan berkah tani 3, dan kenapa harus diarahkan ke saya,” ucap Eka mengakhiri.

No More Posts Available.

No more pages to load.