Brimob Kompi 1 Biak Cegah Tangki Modifikasi di SPBU

oleh -1690 Dilihat
img 20260130 wa0059 11zon

BIAK NUMFOR, Revolusinews.com – Guna memastikan kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, sebanyak 18 personel Brimob Kompi 1 Pelopor Biak melakukan penertiban antrean di SPBU milik Bapak Tarigan pada Jumat (30/1/2026).

Langkah ini diambil merespons keluhan masyarakat terkait ketidakteraturan antrian yang menghambat akses bagi pengguna yang berhak.

Respons Cepat Atas Keluhan Sopir TrukPenertiban yang dimulai pukul 14.30 WIT ini dipimpin langsung oleh Aiptu Saroja Nurman (Kanit Intelmob) bersama Aiptu Andreas Sams (Pawas Jaga). Operasi ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Komandan Kompi 1 Pelopor Biak, AKP Stefen Sabon S.H., M.H., setelah menerima laporan dari para sopir truk yang kerap mengantre hingga berjam-jam namun sering tidak kebagian solar subsidi.

Sebelum penertiban massal dilakukan, AKP Stefen Sabon telah meninjau lokasi pada pukul 13.00 WIT untuk mengevaluasi situasi di lapangan. Ia juga berkoordinasi dengan manajer SPBU guna memastikan prosedur penyaluran migas berjalan sesuai regulasi.

Tindakan Tegas di Lapangan Dalam operasi tersebut, personel Brimob menjalankan beberapa langkah strategis guna meminimalisir kecurangan, di antaranya:

  • Pemeriksaan Tangki Modifikasi: Melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang dicurigai menggunakan tangki ganda (double tank), yang seringkali digunakan untuk menimbun BBM subsidi.
  • Pengawasan Petugas SPBU: Memantau langsung proses pengisian untuk memastikan petugas bekerja sesuai prosedur dan tidak ada “main mata” dengan oknum tertentu.
  • Manajemen Arus Lalu Lintas: Mengatur kerapian antrian agar kendaraan tidak lewat ke badan jalan yang dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain.

Landasan Hukum dan Penegakan AturanLangkah preventif ini mengacu pada UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Dalam aturan tersebut, ditegaskan bahwa penyalahgunaan BBM subsidi untuk kepentingan komersial atau penggunaan tangki modifikasi adalah pelanggaran hukum yang dapat diancam sanksi administratif hingga pidana.

“Kami hadir untuk memastikan bahwa BBM subsidi ini benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak. Pengawasan ketat adalah kunci agar tidak terjadi kebocoran distribusi,” ujar pihak Kompi 1 Pelopor Biak dalam keterangannya.

Kegiatan berakhir pada pukul 16.00 WIT setelah kondisi antrian dipastikan kondusif dan teratur. Proses pengisian solar subsidi di lokasi tersebut dilaporkan selesai sepenuhnya pada pukul 16.40 WIT dengan situasi yang aman dan terkendali.

No More Posts Available.

No more pages to load.