JAKARTA, Revolusinews.com – Perekonomian Indonesia terus bergejolak. Secara quartal-to-quartal (qtq) pertumbuhan ekonomi triwulan III-2022 tumbuh melambat yang menunjukkan pola musiman, yakni sebesar 1,81 persen dari sebelumnya 3,72 persen pada triwulan II-2022.
Sementara secara year-on-year (yoy), pertumbuhan ekonomi triwulan III-2022 semakin kuat dan menuju arah pemulihan, ditunjukkan dengan laju pertumbuhan yang tercatat sebesar 5,72 persen. Adapun pada periode yang sama tahun sebelumnya, persentasenya tercatat sebesar 3,51 persen.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia juga tak terlepas dari kontribusi BUMN. Beberapa waktu lalu, Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan transformasi BUMN diakui oleh dunia internasional. Hal ini tercermin pada peningkatan laba bersih BUMN yang sebelumnya berada di angka 13 triliun rupiah kemudian melonjak jadi 90 triliun rupiah.
Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN, Loto Srinaita Ginting mengungkapkan, kinerja BUMN memang menunjukkan adanya perbaikan setelah pandemi bila dibandingkan dengan kinerja sebelum Covid-19 menyerang.











