ENREKANG, RevolusiNews.com – Angin segar bagi warga Desa Rossoan dan Desa Tokkonan di wilayah Enrekang Timur. Penantian panjang masyarakat akan akses jalan yang layak kini terbayar dengan diresmikannya Jembatan Dadeko di Dusun Dadeko, Desa Rossoan, pada Rabu (22/4/2026).
Pj. Bupati Enrekang, H. Muhammad Yusuf Ritangnga, meresmikan langsung infrastruktur vital tersebut. Peresmian ditandai dengan prosesi pengguntingan pita yang disambut antusiasme luar biasa dari warga setempat. Tak ingin sekedar simbolis, Bupati Yusuf langsung melakukan uji coba melintasi jembatan menggunakan kendaraan dinasnya untuk memastikan kekokohan konstruksi tersebut.
Akses Vital Penghubung Dua Desa Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Jembatan Dadeko bukan sekadar proyek infrastruktur biasa, melainkan urat nadi kehidupan bagi masyarakat di dua desa.
“Jembatan ini adalah jawaban atas kendala yang selama ini menghambat ekonomi warga. Kini, hasil pertanian tidak perlu lagi tertunda pengirimannya hanya karena air sungai meluap,” ujar H. Muhammad Yusuf Ritangnga.
Beliau juga menyoroti dampak positif bagi dunia pendidikan. Selama ini, anak-anak sekolah di wilayah tersebut kerap terpaksa libur saat musim hujan tiba karena debit air sungai yang membahayakan untuk diseberangi.
“Dengan adanya jembatan ini, tidak ada lagi alasan anak-anak kita bolos sekolah karena banjir. Keamanan mereka kini lebih terjamin,” tambahnya.
Wujud Gotong Royong MasyarakatAda hal menarik di balik pembangunan jembatan ini. Bupati mengungkapkan rasa bangganya atas partisipasi aktif masyarakat yang turun tangan langsung dalam proses pengerjaan.
- Sinergi: Pemerintah daerah mengapresiasi sumbangsih tenaga dan pikiran warga.
- Semangat Gotong Royong: Partisipasi masyarakat dinilai menjadi kunci maksimalnya kualitas jembatan.
- Apresiasi: Pemerintah mengucapkan terima kasih atas doa dan perjuangan warga yang tak kenal lelah mengawal pembangunan ini.
- Kesaksian Warga: Akhir dari Kesulitan Ekstrem.
Koordinator Desa (Kordes) setempat, Arsyad, tak kuasa membendung rasa haru. Ia menceritakan betapa ekstremnya perjuangan warga sebelum jembatan ini berdiri, mengingat lokasi tersebut merupakan titik pertemuan tiga aliran sungai.
“Dulu, air meluap secara tiba-tiba saat warga beraktivitas. Jalur sering putus total, dan itu sangat berbahaya. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati dan jajaran atas terwujudnya jembatan ini,” tutur Arsyad.
Hadirnya Jajaran Pejabat Daerah. Meski Wakil Bupati Andi Tenri Liwang La Tinro berhalangan hadir karena kondisi kesehatan, acara tetap berjalan khidmat. Bupati didampingi oleh sejumlah pejabat teras, di antaranya:
- Harwan Sawati, BA (Setda Enrekang).
- Hijaz Gaffar (Kepala Dinas PMD).
- Eric (Kepala Dinas Pendidikan).
- Bahruddin (Kasatpol PP).
- Syafruddin Rasyid (Camat Enrekang)
- H. Marzuki (Kepala Desa Rossoan)
Kini, warga Dusun Dadeko dan sekitarnya bisa bernapas lega. Aktivitas ekonomi, mobilitas ASN, hingga akses pendidikan anak sekolah dipastikan akan berjalan lebih lancar tanpa perlu lagi merasa was-was saat musim hujan melanda.












