Camat Rajeg saat Maulid Nabi Muhammad SAW Sampaikan Persatuan-Kesatuan

oleh -4099 Dilihat
oleh
camat rajeg revolusinews revolusi news

TANGERANG, Revolusinews.comCamat Rajeg Ahmad Patoni menghadiri pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriah di halaman  Masjid Jami Baitul Muttaqin Desa Jambu Karya Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang Banten, Minggu (30/10/2022).

Peringatan Maulid Nabi yang digelar oleh Jamaah dan masyarakat ini mengusung tema “Tingkatkan Iman & Taqwa dengan Mengaktualisasi Keteladanan Akhlak Kepemimpinan Nabi Besar Muhammad SAW, Kita Wujudkan Kecamatan Rajeg yang beriman & Taqwa”.

Turut hadir, penceramah KH. Zaenal Arifin Lc Rangkas, Penceramah Muktar Pesangrahan Cisoka, Kori Ustd Ahmad Daroni Lc, Kori Ustd H. Yusuf, Kepala Desa Jambu Karya Suherman, Nurjali Ketua PHBI Masjid Jami Baitul Muttaqin, Ketua DKM Masjid Jami Baitul Muttaqin, Ust Syamsudin Masjid Jami Baitul Muttaqin, Panitia Pembangunan Masjid Jami Baitul Muttaqin, Ahmad Muji, Umara, Umaro, Babinsa, Binamas, OKP.

Dalam sambutannya, Camat Rajeg menyampaikan terkait kebersamaan, gotong-royong, persatuan, dan religius. Ia juga berharap adanya peringatan Maulid Nabi ini dapat menjadi ikhtiar melalui doa-doa agar bangsa Indonesia terus dapat mempertahankan tren positifnya di tengah dinamika yang berkembang di seluruh dunia.

“Kegiatan hari ini diikuti oleh hampir sebagian besar tokoh-tokoh ulama, tokoh agama, dan kemudian juga diikuti teman-teman dari TNI, Polri, OKP, dan seluruh elemen masyarakat lain yang diharapkan dapat menjadi ikhtiar melalui doa-doa agar bangsa Indonesia terus dapat mempertahankan tren positifnya di tengah dinamika yang berkembang di seluruh dunia,” ucap Ahmad Patoni.

Lebih lanjut, dikatakan Ahmad Patoni, peringatan Maulid Nabi ini juga harus dijadikan untuk terus menjaga dan memperkuat sinergi, soliditas, dan kolaborasi antara umara, ulama, masyarakat, pemuda, dan seluruh unsur elemen lainnya dengan terciptanya sinergi dan soliditas. Hal itu akan semakin memperkuat serta mempertahankan persatuan dan kesatuan yang menjadi ujung tombak Bangsa Indonesia dalam menghadapi segala bentuk dinamika yang berkembang di dalam negeri maupun internasional.

“Ini semua tentunya menjadi bagian yang kita mohonkan bersama. Sehingga sinergitas dan soliditas antara ulama, umaro dan seluruh elemen bangsa mewujudkan persatuan dan kesatuan untuk menghadapi situasi dampak global yang sulit. Dan kita semua harus menjaga persatuan dan kesatuan apalagi di situasi yang ada, situasi tahun politik,” ucap Ahmad Patoni mengakhiri.

No More Posts Available.

No more pages to load.