Desak Copot Kepala Satker BPJN Banten, GERMALA-K Unjukrasa di Kantor Kementerian PU

oleh -283 Dilihat
img 20250725 wa0014
Foto: GERMALA-K Kabupaten Lebak unjukrasa di depan Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU).(dok.adm)

JAKARTA,Revolusinews.com — Gerakan Mahasiswa Lawan Korupsi (GERMALA-K) Kabupaten Lebak kembali menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Bina Marga, Jalan Pattimura, Jakarta Selatan, pada Kamis (24/7/2025).

Mereka menuntut pencopotan Kepala Satuan Kerja (Satker) Wilayah I dan II Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten atas dugaan budaya setor komisi dalam pelaksanaan proyek jalan nasional.

Dalam orasinya, kordinator aksi menyoroti dugaan budaya setoran komisi sebesar 7–8 persen yang disebut terjadi dalam proses pelaksanaan proyek infrastruktur jalan dan jembatan nasional di wilayah Banten. Praktik ini dinilai mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas, serta berpotensi merugikan keuangan negara dan menurunkan kualitas pembangunan.

“Kami mendesak Ditjen Bina Marga untuk segera mencopot Kepala Satker Wilayah I dan II BPJN Banten, serta mengevaluasi seluruh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di wilayah tersebut. Jika budaya setor ini benar terjadi, maka hal ini sudah mencoreng integritas Kementerian PU,” Ujar Koordinator Aksi, Asep sunarya

Asep juga mendesak Inspektorat Jenderal Kementerian PU untuk segera turun tangan melakukan audit investigasi secara menyeluruh dari proses pelaksanaan Tender, proses pelaksanaan E-Purchasing, serta pengawas di lapangan dan membuka hasilnya secara transparan kepada publik.

“Jangan sampai pembangunan jalan dan jembatan di wilayah banten hanya menjadi ajang bancakan segelintir oknum pejabat di BPJN Banten, dan jika tuntutan kami tidak digubris, dalam waktu dekat ini kami akan kembali ke kantor kementrian PU Ditjen Bina Marga untuk melakukan aksi demonstrasi jilid 2,” tegas Asep

Aksi demonstrasi yang berlangsung di bawah pengawalan aparat kepolisian sempat di warnai ketegangan dan mulai mereda setelah beberapa massa aksi diajak masuk ke kantor Ditjen Bina Marga untuk berdialog langsung dengan Perwakilan humas Ditjen Bina Marga Furkon

“Aspirasi dari teman-teman ini kami terima, dan akan segera kami sampaikan ke pimpinan secara langsung,” jelas Furkon di hadapan peserta aksi.(Red)