Usai pengukuhan, 37 pasukan Paskibraka Kecamatan Petarukan berfoto bersama Camat Samsul Dewantara, Kapolsek, Danramil Kapten CPM Suwaryo, serta jajaran pembina Muspika, Sabtu (16/8/2025). (Dok Rae Kusnanto).
PEMALANG, Revolusinews.com – Sebanyak 37 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kecamatan Petarukan resmi dikukuhkan. Para putra-putri terbaik yang berasal dari SMA dan SMK di wilayah Petarukan ini dipersiapkan untuk menjalankan tugas mulia pada upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Gelora Krida Muda, Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Sabtu (16/8/2025) sore.
Momen sakral ini dipimpin langsung oleh Camat Petarukan, Drs. Samsul Dewantara, yang membacakan naskah pengukuhan dengan lantang namun penuh penghayatan. Suara parau beliau menggema di tengah keheningan, menambah rasa haru yang menusuk hati para hadirin.
Acara turut dihadiri jajaran muspika, di antaranya Kapolsek Petarukan beserta personel, Danramil 03 Petarukan Kapten Cpm Suwaryo bersama anggota, serta para tamu undangan. Kehadiran orang tua anggota Paskibraka pun menjadi saksi sekaligus bagian dari kebanggaan atas prestasi anak-anak mereka.
Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga momentum bersejarah bagi para siswa yang terpilih. Mereka memikul tanggung jawab besar untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada detik-detik proklamasi, simbol kejayaan dan harga diri bangsa Indonesia.
Rangkaian acara berlangsung penuh makna. Mulai dari prosesi pembukaan, pembacaan pengukuhan, hingga doa penutup yang dipanjatkan bersama, seluruhnya berjalan dengan khidmat. Setiap detail acara seakan menegaskan nilai kedisiplinan, pengorbanan, dan semangat juang generasi penerus bangsa.
Momen paling menyentuh hadir di penghujung acara, saat seluruh anggota Paskibraka satu per satu menghampiri orang tuanya untuk meminta restu. Tangis haru pecah di dalam aula, pelukan hangat antara orang tua dan anak menjadi saksi nyata betapa besar pengorbanan dan kebanggaan yang menyertai tugas mulia ini.
Tak sedikit orang tua yang mengusap air mata sambil tersenyum bangga. “Anak-anak ini bukan hanya milik keluarga, tapi juga milik bangsa. Mereka telah membuktikan bahwa generasi muda Petarukan siap mengibarkan panji kemerdekaan dengan penuh tanggung jawab,” ujar salah satu orang tua anggota Paskibraka.
Dengan pengukuhan ini, masyarakat Petarukan menaruh harapan besar kepada pasukan Paskibraka untuk menorehkan sejarah di HUT RI ke-80. Detik-detik upacara pengibaran bendera tinggal menunggu waktu, dan semangat merah putih diyakini akan berkobar megah di langit Pegundan, Pemalang.