Karnaval Spektakuler Desa Pegundan Meriahkan HUT RI ke-80 di Pemalang

oleh -400 Dilihat
inshot 20250824 154841556
Minggu (24/8) — Kepala Desa Pegundan, Sutrisno, memberikan apresiasi langsung kepada peserta kontingen di Panggung Kehormatan Karnaval HUT RI. (Dok. Rae Kusnanto)

PEMALANG, Revolusinews.com – Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, menjadi pusat perhatian pada Minggu (24/8) dengan gelaran karnaval meriah yang melibatkan hampir seluruh warganya. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang.

Kepala Desa Pegundan, Sutresno, mengaku turut ambil peran penuh dalam karnaval kali ini. Bersama sang istri, ia tampil memukau dengan kostum Rama dan Sinta, sementara seluruh perangkat desa didandani bak tokoh punokawan, menciptakan suasana unik dan penuh warna.

“Tahun ini seperti yang sebelumnya, “tapi karnaval tahun ini lebih meriah dibanding tahun lalu. Tidak hanya melibatkan perangkat desa, kami juga mengajak para pelajar dari SD, SMP, hingga SMK di sekitar Pegundan, serta seluruh warga dari tiap RT dan kadus,” ungkap Sutresno kepada media.

Dari pantauan di lapangan, seluruh kontingen dilepas dari titik kumpul Lapangan Gelora Krida Muda, lalu mengitari wilayah Desa Pegundan hingga mencapai panggung kehormatan di depan kantor desa.

img 20250824 wa0009

Di titik ini, panitia PPHBN langsung menilai berbagai model kreasi, termasuk karya-karya unik berbahan daur ulang barang bekas. Kepala desa turut berada di panggung kehormatan, turun memberi semangat kepada semua peserta dengan penuh antusias.

Panitia Peringatan Proklamasi HUT RI ke-80 (PPHBN) Desa Pegundan mencatat, sedikitnya 50 kontingen ikut berpartisipasi. Masing-masing menampilkan konsep unik yang memadukan seni, budaya, dan hiburan. Karnaval juga dimeriahkan penampilan memukau Marching Band SMPN 2 Petarukan. Aksi kompak dan enerjik mereka sukses mencuri perhatian massa serta aksi kreatif ibu-ibu TP PKK Desa Pegundan yang dikoordinir oleh Marhamah istri Sekretaris Desa.

Untuk menambah semangat, panitia menyediakan hadiah bagi penampilan terbaik. Penjurian dilakukan untuk menentukan juara hiburan hingga juara 1, 2, dan 3. Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada kelompok yang berhasil memikat perhatian penonton dengan kreativitasnya.

Suasana meriah karnaval ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mempererat persatuan warga. Momen ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kecintaan pada tanah air tetap terjaga kuat di tengah masyarakat Desa Pegundan.

No More Posts Available.

No more pages to load.