Diduga Limbah Dapur Abaikan IPAL, Korcam SPPG Ampelgading Bungkam

oleh -257 Dilihat
img 20260524 wa0000
Kondisi saluran air limbah di gedung SPPG MBG Desa Cibiyuk, Kecamatan Ampelgading, sistem sanitasi di lokasi tersebut. Dokumentasi ini diambil pada Jumat (22/5/2026). Foto ilustrasi. (Dok. Rae Kusnanto RNews)

PEMALANG, Revolusinews.com– Persoalan dugaan limbah dapur MBG di Desa Cibiyuk, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, kini semakin menjadi perhatian warga. Selain muncul keluhan bau tidak sedap dari saluran lingkungan, warga juga menyoroti sistem pembuangan air limbah dapur yang diduga belum menggunakan jalur pipa sendiri menuju saluran pembuangan akhir maupun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Pantauan di lokasi menunjukkan air limbah dapur terlihat keruh, berminyak, dan dipenuhi sisa lemak aktivitas memasak. Warga RT 012 RW 002 mendapati aliran air limbah masih bercampur dengan drainase umum lingkungan karena belum seluruhnya menggunakan jalur pipa sendiri menuju saluran pembuangan akhir.

Publik menilai sistem pembuangan limbah dapur seharusnya dibuat terpisah menggunakan pipa paralon khusus agar aliran limbah tidak langsung masuk ke drainase warga. Menurut mereka, penggunaan jalur pipa sendiri menuju titik pembuangan akhir sangat penting untuk mengurangi bau menyengat dan mencegah penyumbatan saluran lingkungan.

“Yang kami khawatirkan kalau limbah dapur bercampur ke drainase umum. Harusnya ada jalur pipa sendiri menuju pembuangan akhir supaya tidak menimbulkan bau,” ujar salah satu warga di RT 012 RW 002 yang rumahnya berada dekat lokasi dapur MBG.

Warga mengaku mulai terganggu sejak operasional dapur MBG berjalan sekitar satu pekan terakhir. Bau tidak sedap mulai tercium terutama pada sore hingga malam hari saat aktivitas memasak dan pencucian peralatan dapur sedang berlangsung cukup padat.

Warga juga berharap pihak pengelola segera melakukan pembenahan sistem sanitasi, termasuk pemasangan jalur pipa limbah secara khusus menuju saluran pembuangan akhir maupun bak IPAL. Warga juga meminta Satgas SPPG daerah, Korwil, hingga Korcam SPPG Kecamatan Ampelgading turun langsung melakukan pengecekan agar persoalan tidak berlarut-larut.

Sementara itu, Kepala SPPG Desa Cibiyuk, Sahril, menjelaskan bahwa pihaknya sebenarnya telah menggunakan sistem IPAL di area belakang dapur menggunakan metode BioSTEP untuk limbah domestik sederhana. Ia mengaku pembenahan infrastruktur dapur, termasuk sistem pengaliran limbah melalui jalur pipa khusus menuju pembuangan akhir, akan dilakukan secara bertahap agar lebih optimal.

Selama dua hari terakhir, sejumlah wartawan berupaya mencari keterangan resmi dari pihak Korcam SPPG Kecamatan Ampelgading terkait persoalan tersebut. Namun hingga kini, wartawan mengaku masih kesulitan menemui maupun mendapatkan respons resmi dari pihak Korcam SPPG terkait dugaan persoalan sanitasi dapur MBG Desa Cibiyuk, Jumat 22 Mei 2026.

Di sisi lain, Ketua Yayasan pengelola SPPG bernama Iwan yang disebut berasal dari wilayah Comal juga belum memberikan penjelasan resmi terkait sorotan tersebut. Saat media mendatangi rumahnya pada Sabtu siang, pihak keluarga menyebut Iwan sedang melakukan perekrutan relawan di wilayah Bodeh.

Pihak Korcam SPPG Kecamatan Ampelgading juga masih belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan sistem pengolahan limbah dapur MBG Desa Cibiyuk yang kini menjadi perhatian warga hingga berita ini ditayangkan.


No More Posts Available.

No more pages to load.