BIAK NUMFOR, Revolusnews.com — Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Biak Numfor masa bakti 2026–2031 resmi dilantik yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua sekaligus Gubernur Papua, Mathius Derek Fakhiri, S.I.K., SH., M.H,. di Hotel Asana Biak, Sabtu (23/5/2026).
Acara pelantikan ini yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, di antaranya Jajaran Forkopimda Kabupaten Biak Numfor, Pimpinan DPR Provinsi dan Kabupaten, Pimpinan TNI/Polri, Tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh perempuan, para ketua atau perwakilan partai politik, serta ratusan kader dan simpatisan.
Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, S.H., M.M., resmi menakhodai Ketua DPD II Partai Golkar Biak Numfor. Momentum ini menjadi langkah awal strategis partai dalam memperkuat konsolidasi internal dan memperluas basis massa demi menyongsong Pemilu 2029.
Fokus Utama: Kerja Nyata, Bukan Mesin Lima Tahunan
Dalam sambutan perdananya, Markus Mansnembra menegaskan bahwa jabatan ini merupakan tanggung jawab moral yang besar. Ia berkomitmen membawa Golkar menjadi solusi nyata bagi tantangan pembangunan di Biak Numfor.
“Kepercayaan ini adalah tanggung jawab besar yang akan kami pikul dengan kerja keras, dedikasi, dan loyalitas kepada partai dan rakyat,” ujar Mansnembra.
Ia juga menekankan tiga poin penting untuk pergerakan partai ke depan:
Hadir sebagai Solusi:
Golkar tidak boleh hanya menjadi mesin elektoral lima tahunan, melainkan harus menjawab tantangan infrastruktur, layanan dasar, dan ekonomi lokal.
Karya Kekaryaan:
Membangun barisan organisasi yang solid, responsif, dan berakar pada masyarakat.
Turun ke Lapangan:
Merebut kembali simpati masyarakat lewat kerja nyata di lapangan.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar Papua, Mathius Derek Fakhiri, memberikan arahan politik yang tegas dan visioner. Fakhiri mengingatkan bahwa keberhasilan Golkar di Papua diukur dari kemampuannya menghadirkan wakil Papua yang kuat di Senayan pada Pemilu 2029 mendatang.
Secara khusus, Fakhiri memberikan peringatan keras kepada seluruh anggota fraksi Golkar di DPRD:
“Jangan menjadi racun dalam pemerintahan. Partai Golkar satu suara—tegak lurus kepada pemerintah, dari pusat hingga daerah. Kalau tidak sanggup mengawal kebijakan, silakan mundur dari fraksi.”
Fakhiri juga menyerukan kepada seluruh kader bahwa mendukung Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia sebagai calon anggota DPR RI dari Dapil Papua adalah sebuah “tanggung jawab bersama.”
Di penghujung acara, Fakhiri mengajak seluruh kader mendoakan Ketum Bahlil Lahadalia yang sedang menunaikan ibadah haji, lalu menutupnya dengan sebuah pantun politik:
“Golkar kuat karena bersama, Papua maju karena kita solid dan akur. Dari Biak menuju Jakarta, membawa harapan rakyat Papua.
Pelantikan ini menjadi deklarasi komitmen kolektif DPD Golkar Biak Numfor untuk menjadi garda terdepan pembangunan Papua dengan prinsip kerja nyata, bukan retorika.












