Diduga, Setelah Dilecehkan Perempuan Pengantar Beras Dianiaya dan Diancam Pake Golok

oleh -378 Dilihat
img 20260126 wa0121

LEBAK,Revolusinews.com – Diduga telah terjadi pelecehan seksual dan penganiayaan terhadap perempuan inisial SA (35) warga Kampung Warunghuni, Desa Hegarmanah, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, pada Hari Kamis ( 22/01/2026) sekira pukul 17:30 WIB.

Peristiwa dugaan pelecehan dan penganiayan tersebut terjadi di warung milik ‘Oj’ pedagang beras dan kelapa muda yang berlokasi di Kampung Cibayawak Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak.

Menurut keterangan SA kepada wartawan, pada saat itu dia tengah mengantarkan beras dan kelapa muda ke warung ‘Oj’. Tiba-tiba datang ‘Ad’ alias ‘Ot’ lalu menepuk pantat dan meremas paha SA.

img 20260126 wa0123

“Saat itu saya baru turun dari motor bermaksud nganter beras dan kelapa muda ke warung mang ‘Oj’ tiba-tia pak ‘Ad’ alias ‘Ot’ (sopir Dump Truck semen PT. ANP) menepuk pantat dan meremas paha saya. Karena kaget dan merasa tidak senang diperlakukan seperti itu dimuka umum, sepontan saya marah dan mengeluarkan kata kasar, bilang sia (kamu-red),” beber SA.

Lalu ‘Ad’ balik marah dan memukul saya, lanjut SA. Kemudian anaknya bernama ‘Ai’ yang ada disitu ikut memukuli saya hingga saya terjatuh. Tidak cukup sampai disitu, meskipun saya sudah terjatuh, ‘Ai’ masih terus menendang-nendang badan saya dan mengancam pake golok milik yang punya warung, lalu membacokan golok itu ke meja hingga gagang golok itu patah, ungkap SA.

Kemudian ‘Ai’ menelpon saudaranya Ea. Kemudian ‘Ea’ datang dan marah-marah dan melototi saya. Dengan adanya kejadian ini saya merasa tidak senang dan telah mengakibatkan saya mengalami luka di kepala, bibir, dada, kaki, luka memar dan terkilir pada lengan kiri, keluh AS.

img 20260126 wa0138

Awalnya saya menunggu itikad baik dari mereka, barangkali ada upaya untuk permohonan maaf atas yang mereka lakukan kepada saya. Tapi setelah empat hari saya tunggu ternyata tidak ada itikad baik dari mereka. Untuk mencari keadilan, maka saya akan melaporkan kejadian ini kepada pihak Kepolisian, pungkas SA, Senin (26/01/2026).

Dan saat dimintai keterangan, pemilik warung ‘Oj’ kepada awak media membenarkan dan menjelaskan kejadian tersebut, dan apabila diperlukan siap untuk memberikan keterangan sesuai dengan apa yang diketahui dan ia lihat.

Sementara, hingga pemberitaan ini, awak media masih berusaha untuk mendapat keterangan dan klarifikasi dari terduga pelaku penganiayaan.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.