MERAUKE, Revolusinews.com – Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Kabupaten Merauke telah melakukan tahapan rekrutmen calon Bupati Merauke periode 2014-2029, yang di mulai dari pendaftaran, pengembalian berkas dan wawancara Calon Bupati Merauke pada Kamis, (23/05/24).
Hal tersebut disampaikan oleh ketua Tim DEKS Partai Solidaritas Indonesia Yohanes Paulus Uweng, S.AP mengatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan tahapan rekrutmen calon Bupati Merauke periode 2014-2029, yang di mulai dari pendaftaran, pengembalian berkas dan wawancara calon bupati Merauke periode 2024-2029.

” Kami DPD Partai Solidaritas Indonesia Merauke telah melaksanakan PO DPP mulai dari perekrutan, pengembalian hingga wawancara bakal calon bupati, dan dari 18 calon bupati yang mengambil berkas hanya ada 13 bakal calon yang mengembalikan berkas dan dari 13 bakal calon saat ini yang telah mengikuti wawancara ada 11 orang yang telah mengikuti test wawancara dan 2 bakal calon akan di kondisikan waktunya dikarenakan yang bersangkutan masih di luar daerah,” ujar Paulus Uweng
Selanjutnya Paulus Uweng mengatakan pihaknya akan melakukan verifikasi internal sesuai dengan hasil test wawancara dan selanjutnya akan di bawah ke DPP partai solidaritas indonesia untuk kemudian di berikan surat tugas dari DPP kepada bakal calon untuk kemudian setiap bakal calon mencari partai yang akan bersama sama Partai solidaritas Indonesia dalam mengusung bakal calon bupati tersebut.
” Kami akan lakukan verifikasi sesuai hasil wawancara dengan bakal calon, dan kemudian kami bawa ke DPP partai solidaritas Indonesia untuk kemudian dari Dewan Pimpinan Pusat Partai solidaritas Indonesia akan memberikan surat tugas kepada para bakal calon bupati untuk kemudian setiap para bakal calon akan mencari partai lain yang akan bersama sama partai solidaritas Indonesia mengusung bakal calon tersebut,” tambahnya
” Adapun seperti kita ketahui bahwa Partai Solidaritas Indonesia memiliki 1 kursi di parlemen sehingga masih membutuhkan 5 kursi untuk nantnya bakal calon tersebut dapat mengikuti konstalasi pemilihan bupati periode 2024-2029 di Kabupaten Merauke, selanjutnya bagi para bakal calon yang belum mengikuti wawancara akan segera kami jadwalkan ulang dan bila dalam penjadwalan ulang tersebut yang bersangkutan masih tetap berhalangan maka kami nyatakan yang bersangkutan mengundurkan diri,” pungkasnya












