SERANG, Revolusinews.com – Program pengadaan bibit kambing Dinas Pertanian Provinsi Banten tahun anggaran 2025 diduga kental korupsi dan nepotisme. Hal ini adanya salah satu penerima bantuan kelompok tani (Poktan) Kaung Mandiri Desa Kadugenep, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang yang diduga mendapatkan bantuan hasil titipan kerabatnya berstatus pegawai di lingkungan Dinas Pertanian Provinsi Banten.
Salah satu anggota Poktan Kaung Mandiri yang enggan disebutkan namanya mengatakan, bahwa dirinya tidak mengetahui kelompoknya menerima bantuan kambing dari pemerintah, karena sejak awal tidak pernah ada informasi apapun.
“Kurang hafal bantuan kambing apa, saya sendiri tidak ada yang memberitahu, apalagi di wilayah poktan kami tidak pernah mendengar dan melihat ada kambing bantuan, coba langsung bertanya ke orangnya,” kata salah satu anggota Poktan tersebut.
Penelusuran RevolusiNews.com pada Sabtu (17/1/2026), dalam keterangannya, Ketua Poktan Kaung Mandiri, Rohim menjelaskan, bantuan domba berjumlah 7 ekor, kambingnya di urus di rumah orang tuanya.
“Kambing ada di rumah orang tua, lokasinya ada di kampung sebelah, kalau mau cek ke sana aja,” ujar Rohim dengan singkat
Bobroknya sistem birokrasi nepotisme seakan terlihat semakin nyata, di saat media ini mendatangi kediaman orang tua rohim yang ternyata di tempati Tb. NN, pegawai Dinas Pertanian Provinsi Banten.
Fakta lain, bantuan kambing seharusnya dikelola oleh jajaran pengurus Poktan Kaung Mandiri kini lokasinya berbeda di wilayah poktan lain, dengan kata lain tidak sesuai aturan bahkan terkesan menjadi bisnis usaha pribadi.
“Sulit untuk mendapatkan program ini, karena sudah di plot oleh aspirasi dewan inisial (OG) dan (MS) rata -rata di salurkan ke wilayah Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak,” ungkap, Tb, NN saat di konfirmasi langsung
Beliau juga mengakui pada tahun 2025, dirinya pegawai staf Dinas Pertanian Provinsi Banten, tetapi saat ini sudah dipindahkan tugas ke BPP Petir.
“Tahun kemarin di Dinas Pertanian Provinsi Banten sebagai Staff Bagian Prasarana, tetapi sekarang di BPP Petir, ketua Poktan Kaung Mandiri itu saudara dan kebetulan ingin punya usaha kambing, kalau tidak ada kedekatan susah karena sudah diambil aspirasi mereka punya uang,” tutupnya.












