BIAK NUMFOR, RevolusiNews.com — Dalam rangkaian kegiatan Festival Budaya Biak (FBB) 2025 digelar Kelas Karakter dengan tema “Mencintai Budaya Membentuk Karakter” diikuti oleh perwakilan siswa SMP, SMA, dan SMK disekitar Biak Kota, masing-masing siswa didampingi oleh guru pembimbing di New 99 Samofa Biak, Papua pada Senin (20/10/2025).

Wakil Ketua DPRK Biak Numfor, Mintje Anna Yawan, SE., M.Pd, yang juga merupakan anggota DPRK dari kelompok Pengangkatan, mendapat kesempatan menjadi pengajar dalam sesi kelas karakter tersebut. Dalam materinya, Mintje menekankan pentingnya membentuk karakter generasi muda Biak yang berakar kuat pada nilai budaya dan adat istiadat.
“Membentuk karakter manusia yang beriman, filosofi, dan arif adalah tanggung jawab semua pihak. Keluarga, sekolah, masyarakat, lembaga adat, hingga pemerintah harus ikut berperan. Melalui kelas karakter ini, kita sedang mempersiapkan generasi emas Biak yang mengenal jati diri dan mencintai budayanya,” ujar Mintje usai memberikan materi.
Ia menambahkan, penguatan karakter berbasis budaya bukan hanya mencetak anak-anak yang berprestasi di bidang pendidikan, tetapi juga di dunia seni dan kebudayaan, bahkan hingga tingkat internasional.
“Anak-anak Biak harus bangga dengan nilai-nilai budaya yang mereka miliki. Dengan mengenal identitas diri dan bahasa daerah sejak dini, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, bermartabat, dan berdaya saing,” lanjutnya.
Sebagai anggota DPRK sekaligus bagian dari Dewan Adat Biak, Mintje juga menegaskan komitmen untuk membawa pesan moral ini ke dalam forum-forum adat dan kebijakan daerah. Ia berharap agar upaya melestarikan bahasa dan budaya Biak terus dimulai dari rumah dan diperkuat di sekolah serta lingkungan sosial.
“Orang tua wajib memperkenalkan bahasa dan budaya sejak dini. Dengan begitu, anak-anak tahu siapa mereka dan bagaimana mereka harus membawa identitas Biak ke mana pun mereka berada,” tutupnya.
Kegiatan Kelas Karakter ini menjadi bagian penting dalam memperkuat nilai-nilai budaya lokal sekaligus membangun generasi muda Biak yang berkarakter, percaya diri, dan siap bersaing di tingkat global tanpa kehilangan akar budayanya.











