Forum Potensi Tangsel Adakan Latgab di Takeci Ekowisata Keranggan

oleh -2168 Dilihat
oleh

TANGERANG, Revolusinews.com– Dalam mencari kader relawan kemanusian dan juga sebagai peningkatan skill para relawan tentang tanggap bencana, Forum Potensi Tangsel mengadakan Latihan Gabungan (Latgab) antar lembaga dan organisasi kemanusiaan diikuti sekitar 150 peserta dari se-DKI Jakarta, Bekasi, Depok, dan Banten yang dilaksanakan di Tapak Kemah Cisadane (Takeci) Kampung Ekowisata Keranggan di Jalan Lingkar Selatan Keranggan RT 13/RW 05 Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten selama 3 hari mulai tanggal 17-19 Februari 2023.

Selaku Koordinator Forum Potensi Tangerang Selatan (Tangsel), Dudy Bagola mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk mencari kader relawan kemanusiaan dan juga untuk meningkatkan skill para relawan tentang tanggap bencana.

“Dalam latihan gabungan ini materi utama yang disampaikan yaitu vertical rescue dan water rescue. Disamping itu ada materi-materi lainnya seperti dapur umum, manajemen bencana, mitigasi, orari, pertolongan pertama dan lainnya,” ujar Dudy.

Sementara itu, Ketua pelaksana Forum Potensi Tangsel, Indra Wijaya menyampaikan, bahwa latihan gabungan tersebut untuk melatih skill serta menyeragamkan cara me-rescue di bidang ketinggian maupun water rescue.

“Selain melatih skill kegiatan ini untuk mempererat tali silaturahmi sesama relawan khususnya di Tangsel. Selain itu untuk menyetarakan skill yang diberikan oleh asesor,” ucap Indra Wijaya yang akrab disapa Jaya.

Jaya berharap, dalam pelatihan ini dilakukan secara rutin setiap minggunya atau setiap bulan. Ia juga berharap agar ke depannya khususnya bagi para relawan yang sudah terdaftar 130 peserta untuk mengembangkan bidang rescue-nya khususnya di masyarakat.

“Kami juga membuka peluang pendaftaran bagi masyarakat umum yang ingin bergabung menjadi relawan tanpa biaya. Termasuk dalam pelatihan ini semua peserta gratis tidak dipungut biaya,” ungkap Jaya.

Di tempat yang sama, pendiri organisasi Relawan Tanggap Bencan (RTB), Nur Hidayat menambahkan, bahwa kegiatan ini sangat positif dan juga sebagai ajang silaturrahmi antar relawan kemanusiaan dari berbagai kota Jabodetabek. Kemudian untuk mengupgrade kemampuan yang tentunya sekaligus berlatih agar selalu siaga dalam berbagai kondisi.

“Indonesia sebagai wilayah rawan bencana yang dikelilingi oleh cincin api (Ring Of Fire) tentunya harus mempersiapkan relawan-relawan kemanusiaan yang tangguh selalu siap dalam kondisi apapun,” kata Nur Hidayat.

“Latihan gabungan seperti ini harus didukung oleh pemerintah, sebab kita semua butuh tenaga-tenaga sukarelawan dikala terjadi bencana atau saat pencarian korban,” tutupnya.

Sebagai informasi, Tapak Kemah Cisadane (Takeci) Kampung Ekowisata Keranggan memberikan dukungan penuh berupa fasilitas berkemah seperti toilet, pendopo, posko panitia listrik, air dan lain-lain untuk latihan gabungan ini dengan kondisi lingkungan yang menunjang karena terdapat sungai dan jembatan yang cocok sekali untuk pelatihan vertical rescue dan water rescue. Takeci juga bisa dijadikan sebagai pusat pelatihan rescue, sekolah alam dan lingkungan sambil terus membangun fasilitas-fasilitas pendukung lainnya.

Kampung Ekowisata Keranggan yang bikin menarik adalah destinasi wisata pesona perkampungan di tengah kota dengan fasilitas, atraksi, dan edukasi diantaranya :

Area parkir luas
Tempat ibadah
Kuliner
Area kemah (camping ground)
Aula
Home stay
Home industri
Wisata air/Arum Cisadane
Edukasi alam
Edukasi pertanian
Atraksi
Archery (panahan)
Jungle track
Rumah produktif :
     – Bank sampah
     – Budidaya magot
     – Komposting
     – Insenerator (pembakaran sampah)
Ekonomi kreatif
Lembaga pendidikan ketrampilan anak berkebutuhan khusus di Rumah Bina Kreatif Indonesia (RBKI)

No More Posts Available.

No more pages to load.