PEMALANG, Revolusinews.com– Camat Petarukan Muhibin bersama jajaran Forkopimcam menyambut kehadiran Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan Wakil Bupati Nurkholes dalam kegiatan simbolis penanaman seribu pohon di wilayah Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Rabu (21/1/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke-451 yang diperingati pada Sabtu, 24 Januari 2026, sekaligus wujud komitmen daerah terhadap pelestarian lingkungan hidup.
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyampaikan bahwa program penanaman pohon ini merujuk kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Gerakan (Rabpon) Rabu Pon, yakni gerakan menanam pohon yang dilaksanakan setiap hari Rabu sebagai langkah menjaga keseimbangan alam.
“Gerakan menanam pohon ini sejalan dengan arahan provinsi dan menjadi komitmen kami di Pemalang untuk memperkuat ketahanan lingkungan dan keberlanjutan alam,” ujar Bupati Anom dalam keterangannya.
Dalam sambutan singkatnya di Pendopo Kelurahan Petarukan, Camat Muhibin menyampaikan salam hormat dan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Pemalang yang telah menyempatkan hadir di tengah masyarakat, meski dalam agenda yang singkat.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Petarukan, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Bapak Bupati beserta jajaran OPD yang hadir langsung bersama masyarakat dalam kegiatan tanam seribu pohon ini,” ucap Muhibin.
“Kembali Muhibin menegaskan bahwa penanaman pohon merupakan salah satu program prioritas Bupati Pemalang yang wajib didukung hingga tingkat kecamatan dan desa sebagai upaya jangka panjang menjaga lingkungan.
“Insyaallah kami pastikan program penanaman pohon ini berjalan berkelanjutan di Kecamatan Petarukan, apalagi hari ini dilaksanakan serentak dalam rangka Hari Jadi Pemalang,” ujar Muhibin saat diwawancarai sejumlah media.
Kegiatan penanaman seribu pohon ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni peringatan hari jadi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk merawat lingkungan demi Pemalang yang hijau, lestari, dan berkelanjutan.












