Haul Tuan Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, Jamaah Petarukan Gelar Pengajian

oleh -13 Dilihat
img 20261004 wa0017 11zon

PEMALANG, Revolusinews.com — Peringatan haul Tuan Syekh Abdul Qodir Al-Jailani dan Maulid Nabi Muhammad SAW digelar di halaman rumah Ahmad Sutarno, Ketua RW 014, Dusun Peron, Kelurahan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Sabtu (3/10/2026).

Pengajian umum tersebut mengusung tema “Dzikrullah Al-Waqiah” dan diikuti jamaah dari Petarukan, Comal serta sejumlah desa lainnya. Kegiatan berlangsung sebagai bagian dari upaya memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat.

Tauziah utama disampaikan Kyai H. Muhammad Asmui Maksum, pengasuh Ponpes Iqlima Al-Idlahiyah, Randudongkal, Pemalang. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan jamaah mengenai perjalanan kehidupan manusia, terutama pada fase usia 40 hingga 60 tahun serta pentingnya mempersiapkan bekal menuju kehidupan akhirat.

Selain membahas kehidupan dan akhirat, Kyai Asmui juga menyampaikan materi mengenai tarekat serta berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Jamaah diajak untuk terus melakukan introspeksi, memperbaiki perilaku dan meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT.

Ahmad Sutarno, selaku tuan rumah sekaligus anggota jam’iyah tarekat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Kyai H. Solekhudin, Ketua Jam’iyah Manaqib dan Risalah Waqiah, Petarukan, yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Sutarno juga menyampaikan terima kasih kepada Daliwan, anggota DPRD Pemalang, serta Roro Budi Setiyawan, Lurah Petarukan, yang turut hadir. Kehadiran sejumlah tokoh tersebut dinilai menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan silaturahmi masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh anggota Jam’iyah Manaqib dari Petarukan, Comal dan desa-desa lainnya yang telah meluangkan waktunya untuk hadir. Terima kasih juga kepada seluruh panitia yang telah mempercayakan tempat penyelenggaraan kegiatan ini kepada kami,” ujar Sutarno.

Ia berharap kegiatan keagamaan seperti pengajian, manaqib dan Dzikrullah Al-Waqiah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain menjadi sarana memperdalam nilai-nilai agama, kegiatan tersebut diharapkan mampu mempererat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat.

No More Posts Available.

No more pages to load.