Hj Ratu Rachmatuzakiyah Serahkan Langsung Kunci Rumah Layak Huni ke Masyarakat

oleh -345 Dilihat

SERANG, Revolusinews.com – Bupati Serang Hj Ratu Rachmatuzakiyah, secara simbolis langsung memberikan kunci rumah layak huni kepada 6 warga Desa Mongpok, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang pada Selasa (23/12/2025).

Kegiatan penyerahan kunci rumah layak huni secara simbolis tersebut di laksanakan di Kampung Sampih, Desa Mongpok, yang dihadiri oleh Kadis Perkim H.Okeu Oktaviana, S,T., M.Pd. Camat Cikeusal Lutfi Kelana, S.IP. Kapolsek Cikeusal IPTU Hairus Saleh, Sekmat Cikeusal M Imadudin Mufti, S.Sos, Kades Mongpok Bana, PKK, PD, BPD, Kader, staf Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.

Ditengah kegiatan, Bupati Serang menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya komitmen pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan rumah tidak layak huni yang berada di wilayah Kabupaten Serang.

“Hari ini kita sedang melaksanakan penyerahan bantuan sosial yaitu penyerahan kunci rumah layak huni kepada beberapa warga dari beberapa Kecamatan, dan Alhamdulillah selama tahun 2025, pemerintah telah menyelesaikan bantuan rumah layak huni sebanyak 481 rumah, diantaranya 100 unit dari pemerintah pusat 37 dari pemerintah Provinsi Banten, dari dana CSR 25 unit, Baznas 98 unit dan sisanya 221 dari APBD Pemerintah Kabupaten Serang,” ujar Ratu Rachmatuzakiyah.

Berharap dengan diberikannya bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk masyarakat, terutama bagi yang rumahmya tidak layak, dan menurutnya masih banyak kisaran 7000 lebih yang terdata yang rumahnya tidak layak huni, serta bukan hal yang mudah untuk mengentaskan dalam waktu dekat dengan jumlah tersebut.

“Saya berharap bantuan rumah layak huni ini dapat bermanfaat, aman dan nyaman dan mohon di rawat dengan baik, dan untuk tahun yang akan datang Pemerintah Kabupaten Serang akan menyalurkan dikisaran 321 unit bantuan rumah layak huni,” tambahnya,

“Karena masih banyak, saya pribadi dan atas nama Pemerintah Daerah, mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, terutama perushaan-perusahaan yang ada di Kbupaten Serang, untuk sama-sama membantu program penanganan Rutilahu,” harapnya.

Ditempat yang sama, H Okeu Oktaviana, Kepala Dinas Perumaha dan Kawasan Permukiman Kabupaten Serang, disela-sela kegiatan menyampaikan, selain Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ada juga bantuan rumah mendesak dan bantuan CSR.

“Untuk bantuan BSPS yang sudah terbangun sebanyak 197 unit, dan untuk bantuan rumah mendesak dikarenakan bencana alam atau sosial sebanyak 21 unit, dan bantuan CSR dari Bank BJB ada 8 unit, dan untuk besaran anggaran BSPS 25 juta dan ada swadayanya, dan untuk rumah mendesak sebesar 60 juta serta CSR dari Bank BJB nilainya sebesar 70 juta,” ujar Okeu.

“untuk yang belum terbangun masih di kisaran 7119 lagi dan untuk penanganan di tahun 2026 mendatang kita sudah menganggarkan sebanyak 324 unit BSPS, dan kami juga sudah mengajukan bantuan BSPS ke Pemerintah Pusat sebanyak 1000, dan datanya sudah kami input, dan kami juga sudah mendapatkan informasi mendapatkan kuota bantuan dari Pemerintah Provinsi sebanyak 100 unit, dan dari 7000 unit rumah tidak layak huni yang tersebar di 29 kecamatan, Kecamatan Pamarayan yang paling banyak ada di kisaran 800 rumah tidak layak huni,” tutupnya.

Sementara Itu nenek Misnem sebagai penerima manfaat dengan tersedu menangis penuh haru saat dikunjungi oleh orang nomor 1 di Kabupaten Serang, dirinya sangat bersyukur dan sangat berterima kasih sudah dibantu dibangunkan rumah yang layak untuknya.

“Alhamdulillah setelah puluhan tahun baru ini dibantu terimakasih untuk ibu Bupati Ratu Rachmatuzakiyah, terimakasih kepada semua yang sudah membantu,” ucap nenek Misnem.

Bana, Kepala Desa Mongpok dirinya sangat berterima kasih kepada Bupati Serang dan dinas-dinas terkait yang sudah membantu warganya.

“Alhamdulillah desa kami mendapatkan bantuan Rutilahu sebanyak 5 unit, 1 dari Dinas Perkim Provinsi dan 4 unit dari Dinas Perkim Kabupaten, bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga kami, yang tadinya pada bocor tidak layak sekarang sudah dibangun dan layak untuk dihuni,” ungkapnya.

Reporter: Wahyu Ceko

No More Posts Available.

No more pages to load.