Warga Desa Negara Padang Butuh Bantuan Rumah Layak Huni

oleh -262 Dilihat

SERANG, Revolusinews.com – Miris!! kehidupan Ajat warga Kampung Jambu Cilengsir RT 09/ RW 002 Desa Nagara Padang, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, harus meninggalkan rumah reotnya yang dia tinggali selama belasan tahun karena sudah lapuk dan hampir roboh, Minggu (30/11/2025).

Lagi-lagi, kita dipertontonkan oleh ketidak adilan dan ketidak merataan kehidupan dan sosial di masyarakat. Hal ini menjadi peran penting pemerintah hadir untuk dan bagaimana mensejahterakan masyarakat melalui berbagai program bantuan melalui instansi terkait.

Salah satunya kehidupan yang di jalani Ajat beserta Istri dan 3 anaknya. Mereka hidup di rumah yang jauh dari layak huni, dengan ukuran yang sangat kecil dengan dinding geribik bambu dan berlantaikan tanah.

img 20251130 wa0317

Dengan bekerja serabutan, Ajat sangat sulit untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari keluarganya, apalagi untuk membangun tempat tinggal yang layak, sangat tidak mungkin dapat dia lakukan.

Ajat mengaku memang mendapatkan bantuan Sembako, tapi untuk bangunan rumah hanya di poto dan di vidiokan saja, tapi sudah bertahun tahun bantuan rumah tidak layak huni tak kunjung dia terima.

“Saya tinggal di rumah ini sudah 15 tahun lebih, dan untuk bantuan dari Desa sama dari pemerintah berupa beras ada, kalau untuk rumah cuma pernah di poto dan bilangnya mau diajukan, tapi sampai saat ini belum ada, harapan saya kepada Pemerintah Kabupaten Serang agar memberikan bantuan rumah yang layak,” harap Ajat.

img 20251130 wa0319

Sementara itu Ahmad Saori alias Ai, anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) Daerah Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Maung Petir, sangat berharap kepada pemerintah agar memberikan bantuan bangunan rumah layak huni untuk salah satu anggota keluarganya.

“Kami dari jajaran Ormas BPPKB DPAC Maung Petir, berharap pemerintah Kabupaten Serang untuk segera meninjau dan memberikan bantuan rumah layak huni untuk saudara kami,” ujar Ai.

Reporter: Wahyu

No More Posts Available.

No more pages to load.