PEMALANG, Revolusinews.com – Proyek infrastruktur jalan Kabupaten Iser-Kendalsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, yang bersumber dari APBD Kabupaten Pemalang Tahun Anggaran 2026 dan bernilai miliaran rupiah, mulai menjadi sorotan warga. Pasalnya, pekerjaan yang terbilang masih baru tersebut dilaporkan mulai menunjukkan kerusakan di sejumlah bagian.
Sorotan mengemuka setelah warga menemukan bagian beton sayap jalan di sekitar jembatan mengalami amblas. Kondisi tersebut terlihat di wilayah Desa Kendalsari, Kecamatan Petarukan, pada Sabtu (5/9/2026) petang.
Warga setempat, Kamit, mengatakan bagian beton sayap yang berada di dekat jembatan diduga mengalami penurunan. Menurutnya, terdapat bagian sekitar satu meter yang tidak tertangani sehingga beton sayap terlihat seperti menggantung dan akhirnya amblas.
Bukti visual di lokasi juga memperlihatkan kondisi beton sayap jalan yang mengalami keretakan cukup parah, sebagian permukaan mengelupas dan pecah, bahkan terdapat bagian beton yang amblas hingga membentuk celah. Kondisi tersebut terlihat berada di sisi badan jalan yang berbatasan dengan saluran air.
Kerusakan yang terlihat dalam dokumentasi foto tersebut memperkuat keluhan warga bahwa pekerjaan infrastruktur pada ruas Jalan Iser–Kendalsari perlu segera diperiksa secara teknis. Namun, penyebab pasti kerusakan masih memerlukan pemeriksaan dari pihak berwenang, termasuk terkait kualitas material, pemadatan, konstruksi talud maupun faktor teknis lainnya.
“Mas, bagian beton sayap dekat jembatan itu ada yang jeblos. Kemarin saat pembangunan talud, bagian itu sepertinya tidak dikerjakan, sehingga sayap beton seperti menggantung dan akhirnya amblas,” ungkap Kamit kepada media.
Tak hanya itu, warga juga menyoroti kondisi permukaan beton di sejumlah titik. Mereka menduga proses pemadatan pada bagian tertentu belum maksimal. Dugaan tersebut menjadi perhatian karena proyek menggunakan anggaran APBD dan ditujukan untuk mendukung kualitas infrastruktur jalan kabupaten.
Hasil pantauan media di lokasi pada Sabtu (5/9/2026), bagian beton sayap terlihat mulai berdebu dan terdapat bagian yang mengelupas. Kondisi tersebut tampak pada beberapa titik sepanjang ruas jalan di wilayah Kendalsari, mulai dari arah utara hingga kawasan Tugu Sepeda Onthel.
Menanggapi keluhan tersebut, media mencoba melakukan konfirmasi kepada pihak pelaksana melalui sambungan WhatsApp. Ahmad Sofiyan menyampaikan bahwa pihaknya akan mengecek lokasi dan melakukan penanganan apabila terdapat bagian pekerjaan yang perlu diperbaiki. “Ya Pak, yang sebelah mana dan di desa apa ya? Nanti biar ada perawatan karena masih dalam masa perawatan,” ujarnya.
Kerusakan pada proyek yang masih tergolong baru ini kini menjadi perhatian publik. Warga berharap pihak terkait, termasuk DPUTR Kabupaten Pemalang dan pelaksana pekerjaan, segera melakukan pengecekan lapangan serta perawatan apabila ditemukan bagian yang tidak sesuai, sehingga penggunaan anggaran APBD benar-benar menghasilkan infrastruktur jalan yang berkualitas dan tahan lama.










