BIAK NUMFOR, Revolusinews.com – Kampung Syabes, Distrik Yendidori, tengah bersiap menjadi sorotan utama dalam upaya penguatan ketahanan pangan lokal di Kabupaten Biak Numfor. Sebagai bukti nyata keberhasilan kelompok tani setempat, Pemerintah Kampung Syabes mengundang Bupati Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra, S.H., M.M. untuk melakukan Panen Raya Jagung yang dijadwalkan pada Jumat, 01 Mei 2026.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol keberhasilan masyarakat kampung dalam mengelola potensi lahan pertanian mereka secara mandiri.
Melalui surat resmi bernomor 01/KS-DY/IV/2026, mengetahui Kepala Distrik Yendidori, Mesak.N.Z. Mandowen S.Pd. M.Pd, bersama Kepala Kampung Syabes, Yoram Pariaribo yang baru saja diLantik beberapa waktu yang lalu, secara khusus mengundang Bupati Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra, S.H., M.M. beserta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Kami mengundang Bapak Bupati untuk melihat dan merasakan secara dekat hasil keringat kelompok tani kami. Ini adalah wujud nyata program Ketahanan Pangan yang kami jalankan di tingkat distrik dan kampung,” ujar yoram.
Detail Pelaksanaan Kegiatan Panen raya ini akan dipusatkan di lokasi lahan pertanian produktif masyarakat dengan jadwal sebagai berikut:
- Hari/Tanggal: Jumat, 01 Mei 2026
- Waktu:10.00 WIT – Selesai
- Lokasi: Dusun III Arwe, Kampung Syabes, Distrik Yendidori
Kehadiran jajaran pejabat daerah, mulai dari Sekretaris Daerah (SEKDA), Ketua DPRK, hingga Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, diharapkan dapat memberikan dukungan moral maupun teknis bagi para petani di Yendidori.
Keberhasilan Kampung Syabes ini menjadi inspirasi bahwa sektor pertanian, khususnya tanaman jagung, memiliki potensi besar untuk meningkatkan ekonomi keluarga sekaligus memperkuat stok pangan daerah di tengah tantangan ekonomi global.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk terus melirik dan memberikan bantuan fasilitas pertanian yang lebih modern bagi para pejuang pangan di kampung-kampung, imbuhnya.












