CILACAP, Revolusinews.com – Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah guna meningkatkan dan pengembangan infrastruktur, Anggota DPR-RI Komisi V Hj. Novita Wijayanti, S.E, M.M, meresmikan jalan desa di dusun Klepu Kerep, desa Bulaksari, Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap, Jumat (21/7/2023).
Acara kegiatan dalam rangka tasyakuran dihadiri, Anggota Komisi V DPR-RI, Hj. Novita Wijayanti, S.E, M.M, Anggota DPRD Tingkat Provinsi Jateng H. David Ishaq Aryadi, S.E, M.M, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Cilacap Suyatno, S.H, Sekjen Partai Gerindra Kabupaten Cilacap Maryo, Anggota DPRD Kabupaten Cilacap Suheri, Kepala Balai Prasarana Pemukiman Cipta Karya Wilayah Jateng Kuswara, S.T, M.A, Tim Novita Center, PPIR, Kepala desa Bulaksari Sutarto, Babinsa Koramil 09/Kawunganten Serka Sodirin, Satpol PP Kecamatan Bantarsari, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Warga Masyarakat desa Bulaksari, Warga Masyarakat desa Kamulyan.

Dalam sambutannya Anggota Komisi V DPR-RI Hj. Novita Wijayanti, S.E., M.M menyampaikan rasa syukur atas kesempatannya bisa hadir di tengah tengah masyarakat desa Bulaksari dan warga masyarakat desa Kamulyan.
“Hari ini saya menghadiri acara, dimana warga masyarakat desa Bulaksari dan Kamulyan menggelar syukuran atas program kita dari komisi V kolaborasi bersama kementrian PU, dimana Dirjen Cipta Karya menurunkan program jalan Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) sepanjang 790 meter, senilai Rp. 500 juta,” ucap Novita.
“Dari volume lebar yang awal tadinya 3 meter menjadi 4 meter merupakan inisiatif adanya swadaya masyarakat desa Bulaksari dan Kamulyan, luar biasa kami apresiasi sehingga sinergi program pemerintah dan masyarakat sangat baik,” tuturnya.
Jalan memiliki banyak multifungsi diantaranya dapat menunjang perekonomian lebih meningkat.
“Tadi sudah kita lihat semoga akses yang dimiliki dapat bermanfaat, salah satunya bisa dilalui, menunjang perekonomian lancar dan meningkat, jalan merupakan faktor bagaimana cara meningkatkan perekonomian yang ada di desa dapat tergali,” ujar Novita Wijayanti.
Program pusat besar, ada program nasional tetapi juga memikirkan program-program yang ada di desa seperti halnya program Pisew yang menelan anggaran Rp. 500 juta ini.
“Banyak program lain diantaranya Sandes, Bedah rumah, Irigasi, Jembatan gantung dan lain sebagainya. Kita bersyukur dengan program ini masyarakat sudah menikmati program pemerintah dan DPR,” ujarnya.
“Karena dapil saya Jateng 8 yakni Cilacap dan Banyumas, maka lokasi kegiatan tersebar. Terkait jembatan gantung nanti kita lihat, usulan banyak, dan kita akan lihat panjang berapa atau yang terpanjang, kemudian kerusakan seperti apa.
Pastinya kalau mendukung kita maksimal, Insya Allah karena itu aspirasi saya, dan akan saya prioritaskan di daerah, dimana yang memang mendukung pemerintah dan mendukung kita sebagai jajaran legislatifnya,” tutup Novita Wijayanti.
Kuswara, Kepala Balai Prasarana Pemukiman Cipta Karya Wilayah Jateng merasa kagum dengan target pelaksanaan kegiatan yang dinilai singkat.
“Salah satu yang kami banggakan disini yakni target September, namun Juli 2023 ini sudah selesai, sehingga kita bisa laksanakan tugas lain,” kata Kuswara.
Dia menuturkan bahwa adanya target cepat itu artinya masyarakat lebih cepat menikmati sarana dan prasarana yang ia bantu.
“Sesuai keperluan lapangan anggaran pusat itu sedikit. Dengan adanya swadaya bisa lebih banyak, Infrastruktur lebih bagus volume panjang ataupun lebar dapat menambah,” jelasnya.
“Kami bangga dengan dua desa di Kecamatan ini. Mungkin daerah lain bisa mendorong swadaya seperti ini, Intinya ketika anggota Dewan Komisi V mengusulkan ke pusat dan di setujui, kami hanya melaksanakan tugas. Titiknya tetap banyak, dan tadi sudah disampaikan Bu Novita, kebutuhan di lapangan banyak dan kita membuat prioritas,” tandas Kuswara.
Pada kegiatan tersebut jajaran legislatif menyempatkan memberi santunan berupa uang dan sembako kepada orang tua jompo serta anak yatim piatu.












