Korban Tenggelam di Sungai Banteran Kalisabuk Ditemukan

oleh -461 Dilihat
img 20240122 wa0060

CILACAP, Revolusinews.com – Setelah dilakukan pencarian Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Korban Cilacap, Banser Tanggap Bencana (Bagana) Relawan LPPNU, Sat Polairud, Unsur TNI/Polri dan Masyarakat berhasil menemukan korban tenggelam Sungai Banteran, di Desa Kalisabuk, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Senin (22/1/2024).

Seperti diketahui bahwa, Iik Kafabik (19) warga Desa Ujungmanik, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap dikabarkan hilang dan tenggelam di Sungai Banteran pada Minggu 21 Januari 2024 pukul 11.45 WIB.

img 20240122 wa0062

Tim SAR Gabungan berupaya dalam melakukan pencarian hari pertama, namun kerja keras mereka belum membuahkan hasil. Tepat pukul 18.15 WIB pencarian dihentikan hingga dilanjut Senin 22 Januari 2024 pukul 07.00 WIB.

Pencarian hari kedua dilakukan sejak pagi, Tim SAR Gabungan membagi 3 SRU. SRU 1 melakukan penyisiran di permukaan air dengan menggunakan Rubber Boat sejauh 2 KM. SRU 2 melakukan penyisiran darat dengan berjalan kaki, memantau via udara menggunakan Drone Thermal UAV. Sementara SRU 3 melakukan penyisiran menyelam di bawah air dengan Body Rafting sejauh 2 KM arah hilir.

img 20240122 wa0061

Berkat upaya pencarian ekstra maksimal oleh Tim SAR Gabungan, korban akhirnya ditemukan. Korban ditemukan kurang lebih sejauh 2 Km dari lokasi tempat kejadian (Tkp).

“Korban berhasil ditemukan warga sekitar. Atas temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Tim SAR Gabungan. Korban ditemukan sejauh 2 KM dari lokasi kejadian. Korban dalam kondisi meninggal dunia,” kata Adah Sudarsa, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Korban Cilacap.

“Pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan berbuah hasil. Korban bernama Iik Kafabik (19) seorang santri Pondok Pesantren. Saat itu korban menyelamatkan rekannya, namun naas korban justru tenggelam, dan jasadnya diketemukan hari ini, Senin 22 Januari 2024 pukul 11.20 WIB,” jelasnya.

Terimakasih kepada seluruh Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam upaya pencarian hingga hari kedua. Dengan sudah diketemukannya korban, operasi SAR dinyatakan ditutup. Kemudian seluruh unsur yang terlibat dapat kembali ke kesatuan masing-masing,” tutupnya.