CILACAP, Revolusinews.com – Kwartir Cabang (Kwarcab) Cilacap menggelar rapat koordinasi dan pendampingan calon panitia pelaksana Kursus Mahir Dasar (KMD) dan Kursus Mahir Lanjutan (KML) tahun 2024.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusdiklatcab Cilacap digelar di Aula Korwil Biddik Kecamatan Bantarsari, Jumat (7/6/2024) pukul 13.30 WIB, dan dihadiri perwakilan Kwarran yang akan melaksanakan KMD/KML.

Mewakili Waka Binawasa Kwarcab Cilacap, Yon Sugiyanto selaku Andalan Cabang Urusan Binawasa (Ancubinawasa) memimpin langsung pada acara kegiatan.
Pentingnya sinergi dan koordinasi antar Kwarran merupakan penekanan penting dalam agenda yang digelar.
“Rapat ini adalah wadah untuk berbagi strategi dan pengalaman dalam menghadapi tantangan pelatihan,” kata Ancubinawasa.
Tujuan Rapat Koordinasi dan Pendampingan Memastikan Kesamaan Visi dan Misi: Menyelaraskan pemahaman dan tujuan seluruh Kwarran untuk pelaksanaan KMD dan KML yang harmonis.
Meningkatkan Kompetensi Panitia: Memberikan bimbingan agar panitia siap dan mampu menjalankan tugasnya dengan profesional.
Berbagi Informasi dan Pengalaman: Menciptakan forum diskusi, pengalaman, dan solusi atas permasalahan yang dihadapi.
Penyusunan Rencana Kerja: Merumuskan rencana kerja terstruktur untuk memastikan setiap tahap pelaksanaan berjalan dan efektif.
Evaluasi dan Perbaikan: Mengidentifikasi kelemahan sebelumnya dan merumuskan langkah perbaikan yang diperlukan.
Agenda Rapat Presentasi Kapusdiklatcab Cilacap menyampaikan panduan dan pedoman pelaksanaan KMD dan KML 2024, termasuk teknis detail dan komprehensif. Adapun dalam diskusi, Perwakilan Kwarran membahas tantangan dan strategi pelaksanaan di daerah masing-masing. Mendapat solusi dari tim Pusdiklatcab merupakan sesi tanya jawab. Penyusunan Rencana Kerja Bersama, merumuskan rencana kerja yang akan dijalankan oleh masing-masing Kwarran, sesuai dengan kondisi lokal.
Dikatakan lebih lanjut, bahwa Sinergi dan Koordinasi Antar Kwarran, untuk menyamakan persepsi tujuan dan strategi pelaksanaan KMD/KML, berpedoman pada keputusan Kwarnas 047 dan 048 tahun 2018.
“Panitia dan pelatihan harus profesional. Tidak harus banyak 10 persen dari jumlah peserta, tapi optimalkan kerja sesuai fungsinya,” ujar Ancubinawasa.
Kerja Panitia, Pinsus dan Pelatih semua berpegang pada Semboyan Pramuka “Ikhlas Bhakti Bina Bangsa, Berbudhi Bawa Laksana”.
“Jangan ada niatan bisnis dalam organisasi, sehingga biaya KMD dan KML dengan pelaksanaan selama 6 hari, batas biaya atas Rp 950.000, batas biaya bawah Rp 750.000 menyesuaikan peserta dan kondisi Kwarran,” tuturnya.
“Semakin banyak peserta makin ringan terkait biaya. Semua anggaran dikelola Panitia secara transparan dengan LPJ. Sesuai aturan dari Kwarnas, biaya tidak ada yang disetor pada Kwarcab atau Pusdiklatcab. Kejujuran keterbukaan dalam pengelolaan keuangan, merupakan kunci kesuksesan kegiatan,” imbuhnya.
Harapan ke depan pelaksanaan KMD dan KML Kwarcab Cilacap tahun 2024 dapat berjalan lancar, sukses dan optimal. Diharapkan peserta pulang membawa ilmu, strategi yang telah dibahas untuk bisa diaplikasikan di wilayah daerah masing-masing,” tutup Ancubinawasa Yon Sugiyanto.












