Mobil Siaga Desa Pudar Berplat Putih dan Dikeluhkan Masyarakat

oleh -1090 Dilihat
img 20250524 wa0085 11zon

SERANG,Revolusinews.com – Mobil Siaga Desa yang seharusnya menjadi aset desa yang melayani warga, seperti untuk transportasi darurat atau kesehatan, tidak boleh dijadikan inventaris pribadi lurah atau digunakan untuk kepentingan pribadi. Mobil Siaga Desa harus tetap diutamakan untuk melayani warga yang membutuhkan, terutama dalam situasi darurat atau kesehatan. Sabtu (24/05/2025).

Tapi lain halnya dengan mobil Siaga Desa dengan nopol A 1171 E di Desa Pudar Kecamatan Pamarayan, Plat nomor berwarna hitam dan tidak bertuliskan ‘Siaga Desa” diduga menjadi inventaris pribadi kepala desa.

Diketahui Mobil Siaga Desa adalah aset desa mobil ini dibeli dengan dana desa dan bertujuan untuk melayani warga, bukan untuk kepentingan pribadi lurah.
Tujuan utama Mobil Siaga Desa:
Mobil ini digunakan untuk antar-jemput pasien, membantu ibu hamil yang hendak bersalin, atau melayani warga yang membutuhkan transportasi dalam situasi darurat.

Hal tersebut dikeluhkan oleh salah satu warga Desa Pudar sebut saja Jeki ( nama samaran) dirinya menyampaikan aspirasi bahwa mobil siaga dijadikan inventaris kepala desa.

“Kami resah karna mobil yang seharusnya untuk warga, malah dijadikan inventaris kepala desa padahal mobil itu di beli memakai anggaran dana desa tapi yang menikmatinya kepala desa, samapi nopol nya juga berwarna hitam padahal aslinya merah dan tidak ada tulisan ‘Siaga Desa'”, ucap Jeki.

“Kami berharap kepada pemerintah pusat agar segera menindaklanjuti sesuai peraturan yang berlaku”, tutupnya.

Atas dasar temuan tersebut diduga kepala desa pudar telah melalukan penyalahgunaan aset desa yang merugikan warga.

Diketahui penyalahgunaan aset desa dapat merusak kepercayaan warga kepada pemerintah desa dan dapat menjadi contoh negatif bagi masyarakat.

Mobil Siaga Desa adalah aset penting yang harus digunakan untuk melayani warga. Penyalahgunaan mobil Siaga Desa untuk kepentingan pribadi lurah adalah tindakan yang tidak tepat dan dapat merugikan warga. Pemerintah desa harus memastikan bahwa Mobil Siaga Desa digunakan sesuai dengan tujuan awalnya dan tetap melayani warga yang membutuhkan.

Reporter: Wahyu