Musrenbang Pondok Aren: Fokus Pada Dampak, Bukan Angka!

oleh -494 Dilihat
img 20260115 wa0000 11zon

TANGERANG, Revolusinews.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Pondok Aren Tangsel untuk Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2027 telah dilaksanakan di Aula Kelurahan Perigi Baru pada  Rabu (14/01/2026).

Acara Musrenbang dihadiri oleh Anggota Dewan Mustopa dari PKS, Hasbi Ikhsan Ramadhan dari  PAN, Sekretaris Camat (Secam) Pondok Aren Ma’mun beserta jajarannya, Sekreraris Lurah (Sekel) Perigi Baru  Sofiani Handini beserta jajarannya dan diikuti perwakilan Puskesmas, perwakilan Kader, Ketua RW, Ketua RT serta tokoh masyarakat.

Rangkaian acara dipandu oleh MC Abdul Rachman, dengan agenda meliputi :

  • Laporan anggaran  2025 untuk realisasi 2026 disampaikan oleh Sofiani Handini.
  • Sambutan sekaligus pembukaan Musrenbang oleh Ma’mun
  • Arahan dari anggota dewan.

Dalam sambutannya Secam Ma’mun menyampaikan  Musrenbang  akan dilaksanakan di 11 Kelurahan pada tanggal 14 – 29 Januari 2026.

Adapun program atau tema pembangunan pemerintah Tangsel tahun 2025-2029 meliputi : pengangan stanting, penuntasan kemiskinan, penanggulangan banjir, penanganan sampah, pengembangan sekolah dan penguatan ketahan pangan.

“Mari kita manfaatkan angaran pemerintah untuk kebutuhan insfrastruktur, pendidikan, kesehatan, pelatihan kerja, kewirausahaan, bank sampah, TPS 3R, pengelolaan residu serta gotong royong dalam penataan dan pengelolaan lingkungan,” jelasnya.

Ma’mun menambahkan, jangan mengukur seberapa besarnya anggaran tapi seberapa besar dampak yang dirasakan untuk kepentingan masyarakat dan masa depan.

Sementara itu  dari Dewan, menyampaikan bahwa hasil yang tidak baik merupakan perencanaan yang tidak tuntas, sebagai contoh program disekolah sudah diajarkan memilah sampah, namun ketika tukang sampah datang, sampah diangkut digabung jadi satu, itu salah satu contoh perencanaan yang kurang matang, tidak tuntas dan tidak berdampak.

“Kami menghimbau forum Musrenbang ini menjadi momentum perencanaan program kerja serta kegiatan yang harus dikaji agar dapat berdampak kepada diri kita masyarakat dan kedepannya, bukan hanya sekedar menggugurkan kewajiban, tapi melaksanakan kewajiban,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan acara inti berupa diskusi, tehnis dan sekala prioritas dipandu oleh moderator Wulandari, sekaligus penutupan acara Musrenbang RKPD 2027.

No More Posts Available.

No more pages to load.