Nyai Siti Walidah: Wanita Pembuka Jendela akan  Guncang Taman Ismail Marzuki

oleh -3 Dilihat
oleh
img 20261008 wa0031 11zon

JAKARTA, Revolusinews.com — Panggung seni pertunjukan ibu kota bersiap menyambut sebuah perhelatan akbar yang sarat makna sejarah dan estetika tinggi. Lembaga Seni Budaya Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jakarta dengan bangga mempersembahkan drama pementasan istimewa bertajuk “Nyai Siti Walidah: Wanita Pembuka Jendela”.

Sebuah naskah agung karya Prof. Dr. Moch. Imamudin, MM, MSc, MPsi, ini tidak hanya menjanjikan tontonan visual yang memukau, tetapi juga tuntunan nilai perjuangan, keteladanan, dan emansipasi perempuan yang melampaui zamannya.

Pementasan ini dijadwalkan akan digelar pada Kamis, 12 November 2026, bertempat di gelora seni prestisius Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta. Acara ini akan dibagi menjadi dua sesi pertunjukan, yakni sesi siang pada pukul 13.30 – 17.00 WIB dan sesi malam pada pukul 19.30 – 21.00 WIB.

Menghidupkan Kembali Roh Seni Budaya Teater Tanah Air

Di tengah gempuran hiburan digital yang serba instan, teater tetap memiliki ruh magis yang tidak tergantikan: interaksi langsung antara energi pemain dan penonton di dalam satu ruang yang sama.

Melalui produksi kolosal ini, PWM Jakarta tidak sekadar mementaskan sebuah lakon sejarah, tetapi juga mengambil peran aktif dalam menghidupkan dan merawat denyut nadi seni budaya teater tradisional maupun kontemporer di Indonesia. Pementasan ini membuktikan bahwa seni teater adalah medium dakwah kultural dan kebudayaan yang elegan, mendalam, dan dekat di hati masyarakat.

Kolaborasi Tokoh Akademisi, Seniman, dan Lintas Generasi
Pementasan ini terasa semakin spesial karena melibatkan puluhan pemain lintas profesi—mulai dari akademisi, profesor, profesional, hingga seniman kawakan—yang bersatu padu di atas panggung. Nama-nama besar seperti Prof. Dr. Muchlas Suseno, M.Pd., Dr. Eka Yunita, Psi., M.Pd., Prof. Bunyamin, Dr. Eddy Sukardi, hingga Imbong Hasbullah dan jajaran pemain berbakat lainnya siap mencurahkan totalitas akting mereka.

Di balik layar, kemegahan artistik diorkestrasikan oleh tangan dingin Prof. Imam S Bumiayu selaku Sutradara/Dalang, didukung oleh Tantio Adjie sebagai Konsultan Artistik, Goes Ploes pada penata musik, Ujang Smooth (penata lampu), serta Andi Roy (penata artistik) yang siap memanjakan mata dan telinga penonton.

Kepemimpinan produksi ini dikomandoi oleh Prof. Agus Suradika sebagai Penanggung Jawab Produksi, Dr. Ahmad Abu Bakar (Ketua PWM DKI Jakarta) selaku Produser, serta Dr. Lelly Qadariah sebagai Manager Produksi, yang memastikan setiap detail perhelatan ini berjalan megah dan berkesan.

Jadilah Bagian dari Sejarah Seni Budaya!
Jangan lewatkan kesempatan langka untuk menyaksikan gelaran akbar yang memadukan kekuatan cerita sejarah, akting berkelas, tata panggung megah, dan pesan moral yang mendalam. Mari bersama-sama kita ramaikan, dukung, dan hidupkan kembali ekosistem seni teater Indonesia dengan hadir langsung di Teater Besar Taman Ismail Marzuki.

Ajak keluarga, sahabat, dan orang terkasih Anda untuk merasakan malam penuh inspirasi. Saksikan bagaimana panggung teater mampu menghidupkan kembali semangat kepahlawanan dan kebudayaan bangsa!